Martapura – Pemerintah Kabupaten Banjar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya permintaan uang di kawasan bermain anak Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura. Sejumlah perangkat daerah langsung melakukan koordinasi dan pemantauan lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya serta menjaga kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan ruang publik tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, mengatakan hasil pemantauan awal menemukan adanya warga yang menyediakan kotak untuk menerima uang dengan alasan membantu menjaga alas kaki pengunjung yang memasuki area bermain anak.
“Hasil pemantauan awal menunjukkan adanya masyarakat yang menyediakan kotak untuk menerima uang dengan alasan membantu menjaga alas kaki pengunjung yang memasuki area bermain anak,” ujarnya.
Menurut Nyoman, aktivitas tersebut umumnya berlangsung pada sore hingga malam hari ketika jumlah pengunjung meningkat.
Sebagai langkah antisipasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, Dishub mengusulkan sejumlah upaya penataan. Di antaranya menyediakan tempat khusus penyimpanan alas kaki, mengkaji kemungkinan pengunjung tetap diperbolehkan menggunakan alas kaki di area bermain dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, serta menyiapkan petugas pengawas apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar, Yuana Karta Abidin, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan informasi yang beredar dengan menemui pihak-pihak yang berada di lokasi.
“Kita masih melakukan pendalaman terkait informasi itu,” katanya.
Selain melakukan pendalaman, Satpol PP juga terus mengingatkan para pedagang agar menata lapak dengan rapi sehingga kawasan Taman CBS tetap bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, Sutiyono, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah disediakan pemerintah.
“Kita semua harus peduli, karena ini menjadi kunci agar taman tetap menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak maupun keluarga,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan setiap laporan dan masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di ruang-ruang publik. Penataan fasilitas, penguatan pengawasan, serta penyediaan sarana pendukung akan terus dilakukan agar masyarakat dapat menikmati Taman CBS dengan lebih nyaman dan aman.
Pemkab Banjar juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun keluhan secara langsung apabila menemukan hal-hal yang perlu dibenahi di fasilitas umum. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, berbagai persoalan di lapangan diharapkan dapat diselesaikan secara objektif sehingga Taman CBS tetap menjadi ruang publik yang tertib, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.
