BerandaHabar BanjarbaruPolda Kalsel Musnahkan 172,4...

Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu Senilai Rp311 Miliar, Ungkap Jaringan Freddy Pratama

Terbaru

Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu Senilai Rp311 Miliar, Ungkap Jaringan Freddy Pratama

BANJARBARU – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar pemusnahan barang bukti narkotika skala besar di Lobby Polda Kalsel. Barang bukti yang dimusnahkan berupa 172,4 kilogram sabu (280 paket) serta 556 butir ekstasi, yang diperkirakan bernilai ekonomi mencapai Rp311 miliar.

Pemusnahan ini merupakan hasil pengungkapan kasus intensif sepanjang periode 17 Mei–21 Juli 2026, dan disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda, termasuk Gubernur Kalimantan Selatan serta tokoh agama Habib Abu Bakar.

Salah satu pengungkapan terbesar terjadi pada Jumat, 17 Juli 2026 sekitar pukul 23.30 WITA. Berdasarkan informasi masyarakat, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel menggerebek transaksi narkotika di halaman parkir Hotel Rodita, Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin.

Petugas mengamankan dua tersangka berinisial KA (Surabaya) dan RN (Lampung). Dari keduanya disita 32 paket sabu dengan berat bersih 31,99 kilogram.

“Modus operandi yang digunakan menyamarkan sabu ke dalam kemasan teh, lalu dimasukkan ke dalam tas,” ungkap Kapolda Kalsel dalam laporannya.

Selain sabu, turut disita barang bukti pendukung berupa telepon genggam, kuitansi penginapan, tiket pesawat, dan kartu ATM. Hasil penyidikan mengonfirmasi kedua tersangka terafiliasi dengan jaringan nasional dan internasional pimpinan Freddy Pratama.

Secara keseluruhan, pemusnahan hari ini mencakup hasil penindakan dari 26 kasus pidana narkotika di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar, dengan total 39 orang tersangka (35 laki-laki dan 4 perempuan).

Jaringan yang dibongkar terbukti sebagai sindikat lintas provinsi yang menghubungkan jaringan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Kalimantan Selatan. Seluruh tersangka dijerat dengan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolda Kalsel menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran gelap narkotika di Kalimantan Selatan.

“Kami terus berkomitmen memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merapatkan barisan melawan narkoba,” tegasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka