RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin terus memperkuat kualitas pengelolaan keuangan daerah. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) Lingkup SKPD dan Input Saldo Awal Audited Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tapin H. Juanda di Hotel Harper Yogyakarta.
Dalam sambutannya, H Juanda menegaskan bahwa penyusunan laporan keuangan yang berkualitas merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, CALK memiliki peran strategis karena tidak hanya melengkapi laporan keuangan, tetapi juga memberikan penjelasan secara komprehensif terhadap informasi yang disajikan sehingga mudah dipahami oleh auditor maupun masyarakat.
“Penyusunan CALK harus dilakukan secara cermat, sistematis, dan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan. Karena itu, peningkatan kapasitas aparatur melalui bimtek seperti ini menjadi sangat penting,” ujar Juanda.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai penyusunan CALK, meningkatkan kemampuan analisis data keuangan, serta menyusun laporan yang informatif dan sesuai ketentuan.
Menurut Wabup, peningkatan kompetensi aparatur pengelola keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
“Kami berharap hasil bimtek ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan sekaligus mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang selama ini berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Tapin,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Tapin, M. Ridhoriyani Fakhrin, selaku ketua panitia, menjelaskan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 120 peserta yang terdiri atas Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK-SKPD) dan staf pengelola keuangan dari seluruh perangkat daerah.
Ia mengatakan bimtek dilaksanakan selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Agustus 2026, dengan materi yang difokuskan pada penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan serta input saldo awal audited sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta semakin memahami teknis penyusunan CALK sehingga kualitas LKPD Kabupaten Tapin terus meningkat dan mampu memenuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan keuangan daerah sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, serta mempertahankan capaian opini WTP pada laporan keuangan daerah.
