BerandaHabar Barito KualaSalah Aba-Aba Saat Renungan...

Salah Aba-Aba Saat Renungan HUT RI, Bupati Batola Jadi Sorotan

Terbaru

Salah Aba-Aba Saat Renungan HUT RI, Bupati Batola Jadi Sorotan

MARABAHAN — Momen renungan malam dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Barito Kuala (Batola) menjadi perhatian publik setelah Bupati Bahrul Ilmi terlihat keliru memberikan aba-aba kepada peserta, Minggu (16/8/2026).

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman, peserta terlihat berdiri dalam formasi barisan mengikuti instruksi yang diberikan oleh Bupati.

Pada awalnya, Bahrul Ilmi memberikan aba-aba untuk mengambil sikap siap. Namun, gerakan tangan yang diperagakannya justru menyerupai sikap hormat. Kondisi tersebut membuat gerakan peserta terlihat tidak sepenuhnya seragam.

Situasi kembali terlihat janggal ketika aba-aba “hormat gerak” diberikan. Bupati tampak justru menurunkan tangannya dan kembali ke posisi siap, sementara peserta menjalankan gerakan sesuai instruksi.

Perbedaan gerakan tersebut sempat membuat sejumlah peserta terlihat bingung. Beberapa di antaranya kemudian tampak tersenyum dan tertawa kecil, meski kegiatan tetap dilanjutkan.

Momen tersebut menjadi sorotan karena terjadi dalam salah satu rangkaian acara resmi memperingati hari kemerdekaan yang sarat dengan simbol dan tata upacara.

Sorotan terhadap Bupati Batola juga muncul sehari sebelumnya. Saat pengukuhan anggota Paskibraka Kabupaten Barito Kuala di Aula Selidah, Marabahan, Sabtu (15/8/2026), Bahrul Ilmi sempat keliru membacakan bagian tanggal dalam naskah pidatonya.

Dalam pembacaan naskah tersebut, ia menyebut “pada tanggal 17 Agustus 1926”, sementara momentum yang diperingati merupakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026.

Dua kejadian dalam rangkaian agenda menjelang peringatan kemerdekaan itu kemudian ramai diperbincangkan setelah rekamannya beredar di ruang digital.

Namun, sampai berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala mengenai dua momen tersebut maupun penyebab terjadinya kekeliruan dalam pelaksanaan acara.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka