BerandaHabar Barito KualaRibuan Jamaah Padati Maulid...

Ribuan Jamaah Padati Maulid Nabi ke-8 Majelis THOHA 77 Batola

Terbaru

Ribuan Jamaah Padati Maulid Nabi ke-8 Majelis THOHA 77 Batola

BARITO KUALA — Sekitar 5.000 jamaah memadati Majelis Ilmu dan Dzikir THOHA 77 di Jalan Ray 5, Desa Panca Karya RT 05, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026).

Jamaah laki-laki dan perempuan datang dari berbagai wilayah di Batola hingga daerah di luar kabupaten untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita tersebut merupakan pelaksanaan Maulid Nabi yang ke-8 di Majelis Ilmu dan Dzikir THOHA 77 yang dipimpin Habib Jafar Ali Al Qadrie.

Mengangkat tema “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah SAW”, rangkaian acara diisi dengan pembacaan sholawat, dzikir, doa serta tausiah dari sejumlah ulama.

Salah satu ulama yang hadir sebagai pengisi tausiah yakni Habib Hasan bin Ismail Al Muhdhor, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Iman dan Az-Zahir di Kecamatan Krejengan, Probolinggo, Jawa Timur, sekaligus pimpinan Majelis Ahbaabul Musthofa Kabupaten Probolinggo.

Dalam tausiyahnya, Habib Hasan mengingatkan jamaah agar peringatan Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.

Ia mengajak jamaah meneladani sifat Nabi Muhammad SAW, terutama kesabaran, sikap pemaaf dan ketakwaan.

“Pesan saya, mari kita teladani sifat Nabi Muhammad SAW yang sabar dan pemaaf. Jangan mudah marah dan hendaknya kita selalu bertakwa kepada Allah SWT,” ujarnya.

Habib Hasan juga mendorong jamaah memperbanyak sholawat serta mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui majelis ilmu dan dzikir.

Selain Habib Hasan, tausiah juga disampaikan KH Muhammad Qomaruddin atau Guru Busu. Ia mengajak jamaah mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT, terutama nikmat kehidupan dan kesehatan.

Menurut Guru Busu, rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW semestinya tercermin dalam akhlak umat Islam.

“Akhlak Nabi Muhammad SAW hendaknya ada pada diri kita. Karena Nabi Muhammad SAW adalah teladan utama dalam akhlak,” katanya.

Peringatan Maulid tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, ulama, habaib dan tokoh masyarakat. Di antaranya Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Brigjen TNI Ilham Yunus serta perwakilan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman dan Kanwil Kementerian Agama Kalsel.

Sejumlah tokoh agama yang hadir antara lain Guru Mahmud Al Banjari, Drs KH M Ilyas, M.Ag., dan KH Muhammad Qomaruddin.

Sementara itu, tamu kehormatan dari Trengganu, Malaysia, Dato Abdul Wahab bin Abdullah, tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena terkendala jalur penerbangan.

Habib Hasan mengapresiasi antusiasme jamaah yang hadir. Menurutnya, berkumpulnya ribuan masyarakat bersama ulama, habaib dan guru menunjukkan kuatnya ukhuwah serta kecintaan masyarakat terhadap ilmu dan Rasulullah SAW.

Ia berharap Majelis Ilmu dan Dzikir THOHA 77 terus berkembang menjadi ruang dakwah dan pembelajaran agama bagi masyarakat.

Kepada jamaah, Habib Hasan berpesan agar semangat yang muncul selama Maulid tidak berhenti ketika acara selesai. Ia mengajak masyarakat terus menghadiri majelis ilmu, memperbanyak dzikir dan sholawat, serta menjaga diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

Peringatan Maulid Nabi ke-8 di Majelis THOHA 77 pun menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka