Projo Batola Kalimantan Selatan Bongkar Arah Politik ke Depan: Relawan atau Partai ?
BARITO KUALA, KALIMANTAN SELATAN – Dinamika politik nasional yang terus berkembang membuat organisasi relawan pendukung pemerintahan ikut menghadapi pertanyaan mengenai arah perjuangan ke depan. Salah satunya Projo, termasuk jajaran Projo di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Wacana mengenai kemungkinan Projo bertransformasi menjadi kekuatan politik formal sebelumnya juga telah muncul di tingkat nasional. Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi pernah menyampaikan bahwa organisasi tersebut membuka peluang untuk bertransformasi menjadi partai politik. Namun, di sisi lain, keputusan organisasi mengenai arah tersebut tetap menjadi kewenangan internal Projo.
Di Kalimantan Selatan, Projo telah memiliki struktur organisasi hingga tingkat kabupaten, termasuk DPC Projo Barito Kuala. Dalam Konferensi Daerah Projo Kalimantan Selata pada 2023, Batola menjadi salah satu dari 10 kabupaten/kota yang hadir dalam konsolidasi organisasi tersebut.
Kondisi ini membuat keberadaan Projo di Batola, sebagai bagian dari jaringan Projo di Kalimantan Selatan, menarik untuk dicermati. Jika ke depan organisasi tersebut benar-benar diarahkan menjadi kendaraan politik, maka konsolidasi struktur, penguatan kader, hingga pemetaan basis dukungan masyarakat menjadi pekerjaan penting yang harus disiapkan sejak jauh hari.
Terlebih, peta politik Batola sendiri cukup dinamis. Pada Pemilu 2024, delapan partai politik berhasil memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Barito Kuala yang berjumlah 35 kursi.
Dengan demikian, jika Projo nantinya mengambil langkah menuju partai politik, tantangannya bukan hanya membangun struktur organisasi, tetapi juga meyakinkan masyarakat bahwa kehadiran mereka membawa gagasan dan program politik yang berbeda, termasuk di tengah peta politik Kalimantan Selatan.
Projo Batola pun dinilai memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri apabila arah organisasi ke depan benar-benar berubah menjadi kekuatan politik formal.
Namun demikian, sampai saat ini belum ditemukan pernyataan resmi dari Projo Batola yang memastikan bahwa organisasi tersebut telah mengambil keputusan untuk membentuk atau menjadi bagian dari partai politik.
Karena itu, wacana tersebut masih perlu dilihat sebagai bagian dari dinamika politik Projo, sembari menunggu sikap resmi dari struktur Projo di tingkat pusat maupun Projo Kalimantan Selatan dan daerah.

