PLN Salurkan Dua Motor Usaha, Dorong Kemandirian melalui Program YBM
Pangkalan Bun – PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melalui YBM PLN UP3 Pangkalan Bun menyalurkan dua unit motor usaha kepada dua penerima manfaat di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Selasa (1/9). Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas penerima manfaat agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.
Dua penerima manfaat tersebut yakni Abimanyu, seorang anak yatim piatu yang tinggal bersama adiknya yang masih duduk di bangku SMP, dan Karmin, seorang penjual ikan keliling yang menggunakan kaki palsu pada salah satu kakinya. Bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima agar kendaraan yang disalurkan dapat memberikan manfaat secara optimal.
Ketua YBM PLN UP3 Pangkalan Bun, Bagus Setyo Yuwono, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya YBM PLN menghadirkan bantuan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
“Kami berupaya agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Motor ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk bekerja, meningkatkan penghasilan, sekaligus membantu aktivitas keluarga. Dengan begitu, bantuan yang diberikan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi dapat terus memberikan manfaat ke depannya,” ujar Bagus.
Dalam pelaksanaannya, YBM PLN UP3 Pangkalan Bun turut berkolaborasi dengan Komunitas Kobar Berbagi untuk mengidentifikasi calon penerima, memberikan informasi mengenai kondisi dan kebutuhan mereka, serta memastikan penerima yang diusulkan sesuai dengan kualifikasi program.
Bagi Abimanyu, motor tersebut menjadi sarana untuk mendukung pekerjaannya sebagai kurir ojek online sekaligus memudahkan dirinya mengantar dan menjemput adiknya ke sekolah. Sebelumnya, sang adik harus berjalan kaki untuk bersekolah.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan motor ini. Saya bisa menggunakannya untuk bekerja membantu perekonomian kami. Semoga dengan ini saya bisa bekerja lebih lancar dan memenuhi kebutuhan kami sehari-hari,” ujar Abimanyu.
Selain itu, YBM PLN Kalselteng juga memberikan apresiasi kepada seorang ibu yang selalu membantu Abimanyu dan adiknya dalam beraktifitas di rumah, termasuk memasak.
Sementara itu, bagi Karmin, motor tersebut akan digunakan untuk menunjang aktivitasnya berjualan ikan keliling.
“Saya bersyukur mendapatkan bantuan ini. Sebelumnya, motor yang saya gunakan sering mogok di jalan sehingga mengganggu aktivitas berjualan. Harapannya dengan kendaraan ini usaha saya bisa berjalan lebih lancar dan penghasilan saya juga semakin baik,” ujar Karmin.
Di kesempatan terpisah, General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono, mengatakan program YBM PLN tidak hanya diarahkan untuk memberikan bantuan, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup dan tumbuh menjadi lebih mandiri.
“Kami ingin setiap program YBM PLN memberikan manfaat yang berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi sarana bagi penerima manfaat untuk bekerja, meningkatkan penghasilan, dan secara bertahap membangun kemandirian. Tujuan akhirnya adalah bagaimana mustahik dapat berdaya, bahkan ke depan mampu menjadi muzaki dan turut berbagi kepada sesama,” tutur Iwan.

