BerandaHabar Kotabaru5 Raperda Tuntas Dibahas,...

5 Raperda Tuntas Dibahas, DPRD Kotabaru Gelar Rapat Paripurna, Desa Wisata & Penyertaan Modal Bank Kalsel Jadi Sorotan

Terbaru

5 Raperda Tuntas Dibahas, DPRD Kotabaru Gelar Rapat Paripurna, Desa Wisata & Penyertaan Modal Bank Kalsel Jadi Sorotan

KOTABARU, HABARKALIMANTAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru resmi menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan I, Rapat ke-5 Tahun Sidang 2026/2027, pada Senin (7 September 2026). Rapat ini menjadi momen penting karena lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) telah rampung dibahas dan disampaikan laporan akhirnya.

Rapat berlangsung di gedung DPRD Kotabaru, dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD Awaludin, S.Hut., M.M., didampingi Wakil Ketua II Chairil Anwar. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kotabaru, 29 anggota DPRD, jajaran Forkopimda, Kepala SKPD, serta perwakilan instansi terkait.

Agenda utama rapat ini adalah penyampaian laporan akhir proses pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD atas lima buah Raperda. Wakil Ketua I DPRD Kotabaru, Awaludin, menyampaikan seluruh rancangan peraturan daerah tersebut telah mendapat persetujuan bersama antara pihak legislatif dan eksekutif.

Salah satu Raperda yang menjadi sorotan adalah Raperda Desa Wisata atau Kampung Wisata. Selain itu, dua Raperda lainnya berkaitan dengan penyertaan modal ke Bank Kalsel dengan sistem inden.

Dua agenda penting lainnya turut disampaikan, yaitu pidato Bupati terkait Nota Keuangan dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027, serta penyampaian dua buah Raperda tambahan dari Pemerintah Daerah. RAPBD 2027 rencananya akan mulai dibahas secara mendalam di tingkat legislatif sekitar pertengahan September ini.

Awaludin menjelaskan, penyertaan modal ke Bank Kalsel dilakukan dengan penyerahan aset milik Pemkab Kotabaru.

“Kita menyerahkan aset yang berada di ruang operasional. Berdasarkan hasil penilaian (apresiasi), nilainya tercatat sekitar Rp21 miliar. Nanti akan ditambahkan dana tunai, sehingga total nilainya diharapkan dapat melebihi Rp30 miliar,” ungkap Awaludin.

Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi penyertaan modal Kotabaru di Bank Kalsel. Saat ini, Kotabaru berada di peringkat ke-6 dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, padahal sebelumnya pernah berada di peringkat ke-4.

“Harapannya, dengan penambahan penyertaan modal ini, posisi kita bisa kembali naik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kotabaru,” tambahnya.

Penulis: M. Nasaruddin

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka