RANTAU – Turnamen sepak bola BRE Cup VIII U-15 kembali digelar sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit muda potensial di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.
Kompetisi yang mempertemukan 16 tim dari delapan kabupaten dan kota di Kalsel tersebut berlangsung selama 10 hari, mulai 18 hingga 28 September 2026, dengan sistem pertandingan gugur.
Wakil Bupati Tapin H. Juanda mengatakan, kompetisi usia muda memiliki peran penting dalam membentuk karakter pemain, terutama dalam hal kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas sejak dini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapin, kami menyampaikan apresiasi kepada PSSI yang sudah melaksanakan kembali BRE Cup VIII. Turnamen ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk membina generasi muda,” ujarnya di Rantau, Sabtu.
Menurut Juanda, pengalaman bertanding menjadi bagian penting dalam proses perkembangan pemain muda. Selain mengasah kemampuan teknis, kompetisi juga mengajarkan pemain untuk menghargai lawan serta menerima hasil pertandingan dengan sportif.
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan turnamen tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga semangat sportivitas selama pertandingan.
“Kepada seluruh peserta, ikuti turnamen ini dengan semangat dan junjung tinggi sportivitas,” katanya.
Juanda berharap BRE Cup VIII dapat melahirkan pemain-pemain muda potensial yang nantinya mampu memperkuat sepak bola Kabupaten Tapin di berbagai tingkatan kompetisi.
Diikuti Tim dari Luar Tapin
Sementara itu, General Manager PT Bhumi Rantau Energi (BRE) Yardi Aswan mengatakan, turnamen U-15 tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dan kini memasuki penyelenggaraan yang kedelapan.
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, kompetisi tahun ini turut melibatkan tim dari luar Kabupaten Tapin.
“Ada 16 tim yang mengikuti, yakni delapan tim dari Kabupaten Tapin dan delapan tim dari luar Kabupaten Tapin,” jelasnya.
Menurut Yardi, penyelenggaraan selama 10 hari diharapkan dapat menambah jam terbang sekaligus pengalaman bertanding para pemain muda.
Selain pembinaan, kehadiran tim dari berbagai daerah juga diharapkan membuat persaingan di BRE Cup VIII semakin kompetitif.
“Selain itu, kami berharap turnamen ini bisa lebih kompetitif, menarik, dan daya saingnya semakin meningkat,” ujarnya.
Untuk menarik minat peserta, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp72 juta. Rinciannya, Rp30 juta untuk juara pertama, Rp20 juta juara kedua, Rp15 juta juara ketiga, dan Rp7 juta untuk juara keempat.

