BerandaHabar BanjarAkhiri Masa Jabatan, Rofiqi...

Akhiri Masa Jabatan, Rofiqi Ingatkan Pengurus Baru KONI Banjar Hati-hati Kelola Dana Hibah

Terbaru

Akhiri Masa Jabatan, Rofiqi Ingatkan Pengurus Baru KONI Banjar Hati-hati Kelola Dana Hibah

MARTAPURA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Selasa (28/4/2026).

​Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh Ketua KONI Kalsel, perwakilan Pemerintah Kabupaten Banjar yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta pengurus cabang olahraga se-Kabupaten Banjar.

Dalam kesempatan itu, Ketua KONI Kabupaten Banjar periode 2022–2026, H. Muhammad Rofiqi yang berhadir menyatakan akhir masa jabatannya. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada semua elemen atas semua kekurangan semasa ia memimpin.

“Masa jabatan saya sebagai Ketua KONI secara formal telah berakhir. Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen dan pemangku kepentingan apabila terdapat kekurangan selama masa kepemimpinan saya.”

Ia juga menyampaikan harapannya untuk kepemimpinan berikutnya, agar bisa membawa prestasi olahraga Kabupaten Banjar semakin tinggi.

Selain itu, Rofiqi juga memberikan pesan untuk kepengurusan baru yaitu untuk memperhatikan pengelolaan dan penggunaan dana hibah.

“Berhati-hatilah dalam pengelolaan anggaran. Mengingat dana yang kita kelola adalah dana hibah, penggunaannya harus dilakukan semaksimal mungkin, namun pelaporannya pun harus sangat teliti. Kita tentu tidak ingin kejadian di daerah lain, di mana pengurus tersandung masalah akibat pengelolaan anggaran, terjadi di sini.”

Ia juga menyorot permasalahan dimana atlet-atlet yang sudah menunjukan prestasi kerap direkrut oleh daerah lain, yang menjadi persoalan kurangnya pembinaan atlet.

“Ini yang agak ribet, atlet kita pembinaannya kadang setengah-setengah. Ketika mereka berprestasi, mohon maaf, kadang dinaturalisasi oleh daerah lain. Ini menjadi PR besar bagaimana atlet berprestasi itu dihargai dan tetap menjadi atlet Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Mengenai Musorkab yang disebut akan digelar secara aklamasi, Rofiqi menilai hal itu bisa terjadi dikarenakan tidak banyak pihak yang siap mengemban tanggung jawab dalam mengelola organisasi olahraga.

“Memang yang mendaftar tidak ada. Mengelola olahraga itu bukan hal yang simpel. Kita harus siap bukan hanya dari segi fisik, tapi juga logistik. Ini bukan sekadar prestise, tapi bagaimana membawa Kabupaten Banjar menjadi daerah yang berprestasi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan kalau Kabupaten Banjar terus berusaha membawa prestasi dengan mengandalkan atlet lokal, enggan bergantung dengan atlet dari luar daerah.

“Karena memang kita tidak mau memakai atlet dari luar. Kita ingin atlet Banjar sendiri yang berkembang dan berprestasi,” tutupnya.

KONI Kabupaten Banjar periode selanjutnya kemungkinan akan dipimpin oleh H. Irwan Bora, karena menjadi satu-satunya yang mencalonkan diri.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka