Bangun Fondasi Olahraga Berprestasi, Pemkab Banjar Latih 40 Pelatih Fisik Level 1
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar terus berupaya memajukan sektor keolahragaan di wilayahnya. Melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), sebuah agenda bertajuk Pelatihan Pelatih Fisik Level 1 sukses diselenggarakan pada Jumat (24/4/2026) pagi, bertempat di Stadion Demang Lehman, Martapura.
Program ini dicetuskan sebagai batu loncatan untuk menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang lebih sistematis dan berbasis keilmuan. Peningkatan kompetensi SDM pelatih diyakini menjadi kunci utama dalam memacu perolehan medali dan prestasi di masa depan.
Hadir membuka acara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, H Yudi Andrea, menggarisbawahi betapa vitalnya sentuhan tangan dingin pelatih dalam mencetak seorang juara.
“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Prestasi dibangun melalui proses latihan yang baik, terukur, disiplin dan ditangani oleh pelatih yang kompeten. Dalam konteks itu, aspek kondisi fisik merupakan salah satu dasar utama yang menentukan kesiapan atlet untuk berkembang, bertanding, dan mencapai prestasi optimal,” ujar Yudi.
Lebih jauh, Sekda Banjar menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi pembinaan cabang olahraga di daerahnya. Ia amat berharap materi yang dikuasai dapat segera diaplikasikan saat membina para atlet.
“Harapannya, melalui pelatihan ini ilmu yang didapat peserta dapat memberikan manfaat bagi atlet-atlet Kabupaten Banjar. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pasca pelaksanaan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Banjar, Ahmaf Yaser Noor Hafidz, mengonfirmasi bahwa agenda pelatihan ini dijadwalkan berjalan selama empat hari. Kuota peserta ditetapkan sebanyak 40 orang yang dikhususkan bagi pelatih dari cabang-cabang olahraga (cabor) andalan.
“Tidak seluruh cabang olahraga diikutsertakan. Kami memilih cabang-cabang yang memiliki potensi meraih prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pelatih dapat mengembangkan metode latihan fisik di masing-masing cabang olahraga dan mentransfer ilmunya kepada atlet,” jelasnya.
Yaser menerangkan bahwa kurikulum pada pelatihan tingkat dasar ini lebih menitikberatkan pada pembentukan daya tahan tubuh para atlet. Pihaknya juga berencana untuk mengeksekusi program pelatihan tingkat lanjutan seiring dengan dukungan ketersediaan dana dari instansi terkait.
“Pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkesinambungan. Kami berharap kegiatan perdana ini memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.


