KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Wiyatno resmi mengukuhkan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Kapuas Periode 2026–2030 sekaligus membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kabupaten Kapuas Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ballroom Hotel Permata Inn, Kuala Kapuas, Rabu (5/8/2026).
Acara yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kapuas tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, jajaran kepala perangkat daerah, pembina dan pelatih Paskibraka, purna Paskibraka, serta 42 calon anggota Paskibraka Kabupaten Kapuas.
Dalam sambutannya, Bupati HM Wiyatno menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembentukan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Kapuas untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius.
“Keberhasilan pembangunan juga ditentukan oleh lahirnya generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Wiyatno.
Ia menekankan, Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera saat peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda yang menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, cinta tanah air, serta semangat gotong royong.
Bupati juga menilai keberadaan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.
Karena itu, para pengurus DPPI yang baru dikukuhkan diharapkan mampu menjadi teladan, memperkuat persatuan, menjaga kebhinekaan, sekaligus menjadi pelopor kegiatan positif di tengah masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat kepada Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Kabupaten Kapuas yang hari ini diangkat. Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menjaga semangat kebangsaan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Kapuas,” katanya.
Kepada 42 calon anggota Paskibraka yang akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan, Wiyatno berpesan agar memanfaatkan seluruh proses pembinaan sebagai sarana membentuk karakter, memperkuat mental, serta meningkatkan jiwa kepemimpinan dan pengabdian kepada bangsa.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas Yunabut menjelaskan, pengukuhan Pelaksana DPPI merupakan tindak lanjut Keputusan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 50 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pengangkatan Pertama Kali Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Selain itu, pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan mengacu pada Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 sebagaimana diubah dengan Peraturan BPIP Nomor 5 Tahun 2023 yang mewajibkan calon Paskibraka terpilih mengikuti pendidikan dan pelatihan sebelum bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan.
Yunabut mengungkapkan, sebanyak tujuh purna Paskibraka Kabupaten Kapuas resmi diangkat sebagai Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Kabupaten Kapuas Periode 2026–2030 setelah melalui proses seleksi sesuai ketentuan BPIP.
Sementara itu, sebanyak 42 peserta yang terdiri atas 24 putra dan 18 putri dinyatakan lolos dari total 130 peserta seleksi yang berasal dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Kapuas.
Selama 14 hari ke depan, seluruh peserta akan menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan sebelum mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Kapuas.
