DPRD Dorong Optimalisasi Lampu Lalu Lintas untuk Atasi Kemacetan di Banjarbaru
Banjarbaru — DPRD Kota Banjarbaru mendorong langkah cepat dalam mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas yang kian dirasakan masyarakat, salah satunya melalui optimalisasi kembali fungsi lampu lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, mengatakan pihaknya telah mengusulkan pembenahan akses jalan kepada pemerintah pusat dan provinsi, mengingat sejumlah ruas di Banjarbaru merupakan jalan nasional dan provinsi.
“Kami sudah mengusulkan kepada balai jalan dan pemerintah provinsi agar beberapa akses jalan bisa ditembus untuk mengurangi kemacetan. Tapi itu tentu membutuhkan proses,” ujarnya, Senin (30/03/2026).
Sebagai solusi jangka pendek, DPRD menilai pemanfaatan kembali lampu lalu lintas menjadi langkah paling realistis yang bisa segera dilakukan.
“Langkah tercepat yang bisa kita lakukan adalah memanfaatkan kembali lampu lalu lintas yang sudah ada. Terbukti saat difungsikan, kemacetan bisa sedikit terurai,” jelasnya.
Ia mencontohkan kondisi di beberapa titik, terutama di kawasan menuju Tugu Adipura Banjarbaru, yang kerap mengalami penumpukan kendaraan akibat tidak adanya pengaturan arus yang optimal.
“Kalau tidak ada penyekatan dengan lampu merah, arus kendaraan akan terus mengalir dan akhirnya menumpuk di satu titik,” katanya.
Menurutnya, pengaktifan kembali lampu lalu lintas juga merupakan hasil koordinasi antara kepolisian dan pemerintah daerah.
“Kami berharap ini bisa difungsikan kembali, jangan sampai hanya menjadi pajangan,” tegasnya.
Sementara itu, warga Banjarbaru, Dondit Bekti, turut menyuarakan harapan agar pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi kemacetan.
“Kami sebagai warga berharap kondisi ini segera ditindaklanjuti. Paling tidak ada perubahan yang membuat nyaman,” ujarnya.
Ia menyoroti salah satu titik di depan rumah dinas yang sebelumnya sempat dilakukan uji coba lampu lalu lintas, namun kini tidak lagi difungsikan.
“Beberapa bulan lalu sempat diuji coba, tapi sekarang tidak dihidupkan lagi. Menurut saya sebaiknya diaktifkan kembali,” katanya.
Menurutnya, keberadaan lampu lalu lintas dapat menjadi filter untuk mengatur arus kendaraan, sehingga tidak terjadi penumpukan di titik-titik tertentu.
“Minimal ada pengaturan arus kendaraan. Itu sangat membantu,” tutupnya.
