Banjarbaru – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menandai usia emasnya yang ke-65 dengan semangat pembaruan dan kolaborasi. Puncak peringatan Dies Natalis digelar meriah di Auditorium Kampus Banjarbaru, Selasa (29/10/2025), dihadiri Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., Dekan Faperta Prof. Dr. Akhmad Rizally Saidy, S.P., M.Agr.Sc., Ph.D., jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, serta mitra kerja dari berbagai instansi dan sektor pertanian.
Momentum perayaan ini semakin bermakna dengan digelarnya Kuliah Umum bersama Staf Khusus Menteri Koperasi RI, Prof. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., I.P.U., ASEAN Eng., yang membawakan materi bertema “Kontribusi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam Mencapai Swasembada dan Ketahanan Pangan Nasional.”
Melalui paparannya, Prof. Ambar menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan gerakan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat menuju kemandirian pangan.
Dalam sambutannya, Prof. Rizally Saidy menegaskan bahwa di usia ke-65 tahun ini, Faperta ULM terus berkomitmen menjadi fakultas yang adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman.
“Faperta berperan aktif mengawal program-program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui penguatan sumber daya manusia dan aksi nyata di lapangan,” ujarnya.
Fakultas Pertanian kini didukung oleh 158 dosen, dengan jumlah profesor terbanyak di lingkungan ULM. Berbagai inovasi pembelajaran juga dilakukan, termasuk model penyelesaian tugas akhir non-skripsi untuk mempercepat masa studi mahasiswa. Langkah ini terbukti efektif meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu setiap tahunnya.
Dari sisi mutu akademik, tiga program studi unggulan—Ilmu Tanah, Agribisnis, dan Teknologi Industri Pertanian—telah tersertifikasi internasional, sebagai bukti komitmen Faperta dalam menerapkan standar global pendidikan tinggi.
Selain memperkuat kualitas internal, Faperta ULM juga aktif memperluas jejaring kerja sama nasional dan internasional dengan lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan industri. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat riset dan inovasi di bidang pertanian yang berorientasi pada keberlanjutan.
Sementara itu, Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri memberikan apresiasi atas capaian luar biasa Faperta yang dinilai memiliki reputasi kuat di tingkat universitas.
“Capaian ini bukan hal yang mudah. Dibutuhkan kerja keras, sinergi, dan komitmen dari seluruh elemen fakultas. Faperta menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menghasilkan daya saing yang tinggi di bidang pertanian,” ujarnya.
Rektor juga menekankan peran penting Faperta dalam mendukung ketahanan pangan nasional, yang menjadi salah satu fokus utama pembangunan Indonesia.
“Kontribusi Fakultas Pertanian tidak hanya penting bagi ULM, tetapi juga bagi bangsa, terutama dalam menjaga kemandirian dan ketahanan pangan,” tegasnya.
Menutup acara, Dekan Faperta mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan memperkuat semangat kebersamaan.
“Semoga Fakultas Pertanian ULM senantiasa konsisten melahirkan insan pertanian unggul yang mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan pertanian Indonesia,” pungkasnya.


