BerandaHabar BanjarPascabanjir Martapura: Jalan Veteran...

Pascabanjir Martapura: Jalan Veteran Kembali Normal, Permukiman Masih Tergenang

Terbaru

Pascabanjir Martapura: Jalan Veteran Kembali Normal, Permukiman Masih Tergenang

HABARKALIMANTANMARTAPURA – Banjir yang sempat melumpuhkan akses lalu lintas di Jalan Veteran, Kelurahan Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, kini berangsur surut. Berdasarkan pantauan lapangan pada Senin (19/1/2026), ruas jalan utama yang sebelumnya terendam kini telah kering dan dapat dilalui kendaraan dengan normal.

​Sejak Sabtu (27/12/2025), banjir menggenangi ruas jalan mulai dari depan Bengkel Spesial Kabel H. Bani bin Juhri hingga melewati Jembatan Breman. Kondisi tersebut sempat meresahkan warga dan menghambat aktivitas ekonomi. Sebelumnya, banyak pengendara roda dua terpaksa mendorong motor mereka akibat mogok saat nekat menerobos genangan air yang cukup tinggi.

​Surutnya air di jalan utama disambut baik oleh masyarakat setempat, terutama para pedagang yang menggantungkan hidup di pinggir jalan tersebut. Salah seorang pedagang di sekitar Jembatan Breman mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat kembali beraktivitas.

​”Jalan sudah kering sejak empat hari lalu, jadi saya sudah bisa kembali berjualan. Namun, area di belakang perumahan masih ada yang tergenang air,” ungkap pedagang tersebut.

​Meski akses jalan raya sudah pulih total, genangan air dilaporkan masih merendam sejumlah titik di area permukiman warga yang posisinya lebih rendah dari badan jalan.

​Ketua RT 14, Bambang, yang ditemui di lokasi membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan kronologi surutnya air di wilayah itu.

​”Memang benar sudah dari empat hari yang lalu air mengering. Kamis itu sudah surut, tapi hari Jumat baru benar-benar kering. Hari ini kondisinya paling kering,” ujar Bambang.

​Kendati demikian, Bambang menyoroti bahwa warga yang tinggal di bagian dalam atau belakang perumahan masih harus bersabar.

“Di perumahan bagian belakang masih tergenang, salah satunya di area sekitar rumah saya, meskipun sudah mulai surut sekarang,” tambahnya.

Dengan pulihnya akses jalan utama, diharapkan kehidupan sehari-hari warga sekitar dapat kembali berputar normal, sembari menunggu air di area permukiman benar-benar kering.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka