BerandaPendidikanSiswa SD Diajari Cara...

Siswa SD Diajari Cara Buat Kompos dan Kerajinan dari Limbah

Terbaru

Banjarmasin – Bicara sampah seolah tak ada habisnya, tidak hanya menimbulkan bau tak sedap. Sampah juga erat kaitannya dengan ancaman perubahan iklim apabila tak ditangani secara berkelanjutan.

Persoalan ini jadi alasan utama sejumlah pelajar di SDN Banua Anyar 9 Kota Banjarmasin belajar mengolah limbah atau sampah menjadi pupuk kompos.

Pelatihan yang diinisiasi sejumlah mahasiswa dari ULM Lambung Mangkurat ini semata-mata demi mencetak generasi penerus yang sadar terhadap ancaman sampah bagi lingkungan sekitar.

Tidak hanya diajari secara teori, siswa-siswi dibimbing langsung mulai dari proses mengumpulkan, memilah hingga mengolah sampah menjadi pupuk kompos yang bisa dimanfaatkan kembali.

Beda hal lagi untuk sampah anorganik, mereka menyulapnya menjadi kerajinan tangan bernilai seni tinggi. Dengan bimbingan penuh kesabaran dari mahasiswa ULM, para siswa sekolah dasar mampu mendaur ulang sampah berupa botol plastik menjadi kerajinan.

Pengelolaan sampah berkelanjutan ini merupakan bagian dari implementasi projek kepemimpinan dari mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Lambung Mangkurat.

“Kita beri nama program GERMISA atau Gerakan Minim Sampah. Ini komitmen nyata kita terhadap lingkungan dan mendorong gaya hidup berkelanjutan,” beber Ketua Pelaksana GERMISA, Nur Sya’bana kepada habarkalimantan.com Sabtu (4/8/2024).

Bana juga berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti sampai di sini, namun bisa menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing.

“Mereka para siswa diharapkan bisa menjadi inspirasi perubahan perilaku dan sadar lingkungan sekitar,” tandasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka