PARINGIN – Sebanyak 39 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Balangan resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pengukuhan berlangsung di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Minggu (16/8/2026), sekaligus menandai kesiapan para putra-putri terbaik Balangan mengemban amanah mengibarkan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026.
Bupati Balangan Abdul Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah terpilih dan menjalani rangkaian pembinaan sebelum dikukuhkan.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukanlah proses yang mudah. Para peserta harus menjalani latihan secara rutin dengan kondisi cuaca yang cukup terik selama musim kemarau.
“Pian sabarataan tetap bersemangat dan ditempa di lapangan setiap hari, dari pagi hingga petang di bawah sengatan matahari. Itu adalah bukti nyata bakti pian sabarataan,” tuturnya.
Abdul Hadi mengatakan, perjuangan selama masa latihan tidak hanya menjadi persiapan teknis untuk menjalankan tugas dalam upacara pengibaran bendera. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, ketegaran, tanggung jawab, dan jiwa nasionalisme.
Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menuntut ilmu, menjaga pola hidup sehat, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Di balik kulit yang terbakar dan menggelap karena berhari-hari ditempa di lapangan, terdapat mental baja dan jiwa nasionalisme yang menyala terang. Saya yakin, adik-adik Paskibraka inilah yang akan menjadi bagian dari calon pemimpin penerus kita dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
Bupati menilai pengalaman selama mengikuti pembentukan Paskibraka merupakan modal penting bagi para anggota untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Karena itu, ia meminta 39 anggota Paskibraka tidak berhenti menjadikan pengalaman tersebut sebagai kenangan, tetapi terus mengembangkan diri menjadi generasi muda yang disiplin, tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan.
Menurut Abdul Hadi, kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati secara seremonial. Generasi muda memiliki peran penting untuk memaknai kemerdekaan melalui prestasi, pendidikan, perilaku positif, serta kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.
Dengan dikukuhkannya 39 anggota Paskibraka Balangan, seluruh rangkaian pembinaan kini bermuara pada satu tugas penting, yakni menjalankan amanah mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tugas tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para anggota Paskibraka untuk menunjukkan hasil dari latihan panjang sekaligus menerapkan nilai disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan nasionalisme yang telah mereka dapatkan selama proses pembinaan.




