Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menegaskan komitmennya sebagai kampus perjuangan dengan mendampingi ribuan mahasiswa yang akan turun ke jalan dalam aksi damai di Banjarmasin, Senin (1/9). Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE, M.Si., bersama jajaran Wakil Rektor hadir langsung memberikan arahan di Gedung Serbaguna, tempat mahasiswa berkumpul sebelum berangkat menuju lokasi aksi.
Dalam pesannya, Rektor mengingatkan bahwa perjuangan mahasiswa harus didasari nurani dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan agar seluruh peserta aksi tetap menjunjung tinggi sopan santun dan menunjukkan identitas sebagai kaum intelektual.
“Mahasiswa ULM harus mampu memberi kritik yang konstruktif, tidak terprovokasi, dan selalu berpihak pada kepentingan banua, bangsa, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Menurutnya, aksi damai ini bukan sekadar penyampaian aspirasi, melainkan juga wujud kontribusi nyata mahasiswa ULM dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Ia berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik pribadi, keluarga, maupun almamater dengan mengedepankan integritas.
Rektor juga menyampaikan sembilan imbauan penting, mulai dari menjaga keselamatan, mempererat barisan, menolak intervensi pihak luar, hingga selalu mengutamakan sikap tertib. Tak hanya itu, mahasiswa juga didorong memperkuat spiritualitas melalui zikir, shalawat, maupun yel-yel ULM sepanjang perjalanan aksi.
“Dengan latar belakang yang beragam, mahasiswa ULM harus menunjukkan bahwa kritik yang mereka suarakan adalah murni perjuangan nurani demi kepentingan bangsa dan daerah,” ucapnya.
ULM menilai keterlibatan mahasiswa dalam aksi damai kali ini akan tercatat sebagai bagian penting dari sejarah kampus perjuangan, karena bukan hanya menyuarakan aspirasi, tetapi juga menjaga persaudaraan dan kerukunan masyarakat Kalimantan Selatan.
Arahannya ditutup dengan doa bersama, dipimpin langsung oleh Rektor, agar aksi berjalan aman, lancar, dan mendapat ridha Allah SWT.


