BerandaHabar BanjarHujan Deras Berhari-hari, 65...

Hujan Deras Berhari-hari, 65 Rumah di Desa Telok Selong Ulu Terendam Banjir

Terbaru

MARTAPURA – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Banjar sejak akhir pekan lalu menyebabkan Desa Telok Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat, kembali terendam banjir. Hingga Selasa (16/12/2025) pukul 11.00 WITA, tercatat puluhan rumah warga terdampak genangan air.

​Sekretaris Desa Telok Selong Ulu, Bahrul Ilmi, menjelaskan bahwa debit air mulai naik secara signifikan sejak hari Sabtu akibat hujan yang turun terus-menerus hingga Senin pagi.

​”Untuk saat ini, ada sekitar 65 rumah yang terdampak di wilayah 4 RT. Ketinggian air bervariasi, namun di titik paling dalam di jalan desa mencapai kurang lebih 50 sentimeter,” ujar Bahrul saat ditemui di lokasi.

​Menurut Bahrul, desanya memang menjadi wilayah langganan banjir setiap pergantian tahun. Meski demikian, ia menyebut kondisi banjir kali ini belum separah tahun lalu.

​”Tahun lalu jauh lebih parah, ketinggian air di jalan mencapai 90 cm hingga 1 meter dan berlangsung hampir 5 bulan, dari Desember sampai pertengahan April. Kalau yang sekarang baru berjalan beberapa hari,” tambahnya. Pihak desa sendiri mengaku telah mengalokasikan anggaran penanggulangan bencana tahunan untuk mengantisipasi kondisi rutin ini.

​Sementara itu, dampak banjir mulai dirasakan berat oleh warga. Gusti Fatma, salah seorang warga terdampak, menuturkan bahwa air sempat surut kemarin, namun kembali naik pada hari ini.

​”Dari Jumat sampai malam Senin hujan tanpa henti. Hari ini air naik lagi. Rumah banyak kebanjiran, dapur juga terendam sampai tidak bisa memasak,” ungkap Gusti Fatma.

​Akibat dapur yang terendam, Gusti Fatma dan beberapa warga lainnya terpaksa mencari tempat yang lebih aman untuk mengungsi sementara. Meski aktivitas terganggu, warga mengaku hanya bisa pasrah dan bersabar karena wilayah mereka merupakan daerah rawan banjir.

​”Memang tempat rawan banjir, sabar saja sudah, langganan setiap tahun. Tapi kalau dibandingkan tahun kemarin, ini masih bersyukur airnya lebih rendah,” tutupnya

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka