MARTAPURA – Kondisi jalan di Gang SMP, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat sekaligus jalur yang setiap hari dilalui siswa SMP Negeri 2 Martapura itu dipenuhi lubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan pada Selasa (9/6/2026), sejumlah titik kerusakan terlihat di sepanjang ruas jalan. Lubang yang semakin membesar membuat pengendara harus mengurangi kecepatan atau mengambil jalur ke tepi jalan untuk menghindari kerusakan tersebut.
Seorang warga setempat mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sejak akhir 2025 dan hingga kini belum mendapat penanganan permanen.
“Sejak haul bulan Desember tahun lalu jalan ini sudah berlubang. Bahaya sekali, apalagi banyak orang luar yang melintas dengan kecepatan tinggi. Kalau mobil lewat juga tidak nyaman,” ujarnya.
Menurutnya, warga sempat berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya dengan menambal lubang menggunakan semen. Namun, perbaikan tersebut tidak bertahan lama karena tingginya intensitas kendaraan yang melintas.
“Kami pernah memperbaiki sendiri dengan cor semen, tetapi tidak lama rusak lagi. Kalau langsung dilewati kendaraan sebelum benar-benar kering, pasti cepat rusak,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya. Ia menuturkan lubang yang awalnya berukuran kecil terus membesar dalam beberapa bulan terakhir akibat curah hujan yang tinggi.
“Awalnya kecil, tetapi karena sering hujan, aspal mengelupas dan lubangnya makin besar. Sekitar tiga bulan terakhir kondisinya semakin parah dan membuat pengendara harus mengambil sisi jalan saat melintas,” jelasnya.
Warga juga menyoroti minimnya penerangan di lokasi. Kondisi tersebut dinilai memperbesar risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.
“Sudah beberapa kali ada anak-anak yang jatuh, biasanya malam hari karena gelap dan lubangnya tidak terlihat. Padahal warga sudah berusaha menambal dengan batu,” ungkapnya.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen mengingat jalan tersebut menjadi akses penting bagi aktivitas warga dan jalur yang setiap hari dilalui pelajar menuju SMP Negeri 2 Martapura.
Di sisi lain, hingga kini belum ada kejelasan mengenai instansi yang bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar, Jimmy, menyatakan ruas jalan itu bukan kewenangan pihaknya.
Hal serupa disampaikan Kepala Bidang Penyediaan Perumahan DPRKPLH Kabupaten Banjar, Akhmad Rizqon. Ia mengatakan jalan tersebut juga bukan berada di bawah tanggung jawab instansinya dan menyarankan agar konfirmasi dilakukan kepada Bidang Cipta Karya Dinas PUPR.
Namun, saat upaya konfirmasi dilakukan, Kepala Bidang Cipta Karya tidak berada di kantor. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai status kewenangan maupun rencana perbaikan jalan tersebut.
(Bersambung menunggu konfirmasi pihak berwenang).


