BerandaHabar BanjarbaruPerkuat Akomodasi Ibu Kota...

Perkuat Akomodasi Ibu Kota Kalsel, Hotel Grand Maya by Artotel Resmi Beroperasi di Banjarbaru

Terbaru

Perkuat Akomodasi Ibu Kota Kalsel, Hotel Grand Maya by Artotel Resmi Beroperasi di Banjarbaru

BANJARBARU – Menjawab kebutuhan akomodasi yang terus meningkat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, PT Solindo Bersatu Makmur resmi membuka Hotel Grand Maya by Artotel pada Rabu, 25 Februari 2026. Kehadiran hotel butik premium ini diharapkan menjadi oase baru bagi pelaku perjalanan bisnis dan kegiatan MICE di Kota Banjarbaru.

Direktur Marketing Communication Artotel Group, Yulia Maria, menjelaskan bahwa Grand Maya merupakan hasil kolaborasi visi antara PT Solindo Bersatu Makmur dan manajemen Artotel Group. Hotel ini mengedepankan konsep seni dan gaya hidup masa kini yang dibalut dengan desain interior elegan.

“Kami melihat potensi Banjarbaru sebagai ibu kota baru sangat besar, sementara ketersediaan akomodasi premium untuk kebutuhan business traveler dan kegiatan MICE masih perlu diperkuat,” ujar Yulia.

Fasilitas Kelas Bintang Lima
Meski saat ini menyandang klasifikasi bintang empat, pihak manajemen menyatakan bahwa secara fasilitas, Grand Maya telah memenuhi standar bintang lima dan berencana melakukan pemutakhiran kelas dalam waktu dekat.

Berikut adalah spesifikasi fasilitas yang ditawarkan:

Kapasitas Kamar: Tersedia 168 kamar yang terbagi dalam tipe Deluxe, Executive, Suite, hingga Presidential Suite.

Fasilitas MICE: Memiliki Grand Ballroom dengan kapasitas mencapai 1.200 orang untuk konsep meja dan hingga 2.000 orang untuk konsep berdiri (standing).

Bangunan: Hotel setinggi 8 lantai ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas rooftop yang direncanakan buka pada Juli mendatang.

Sesuai dengan visi Artotel, hotel ini juga berkomitmen mengangkat kearifan lokal. Salah satunya melalui pemberian camilan khas daerah dari UMKM setempat, seperti amplang, sebagai fasilitas penyambutan (welcome amenities) di kamar hotel.

Selain itu, hotel ini mulai mengadopsi kampanye keberlanjutan (sustainability) dalam operasionalnya. Sektor sumber daya manusia juga menjadi perhatian, di mana sekitar 60% hingga 70% tenaga kerja yang diserap merupakan talenta lokal.

Perwakilan pemilik dari PT Solindo Bersatu Makmur, Abi menambahkan bahwa pembangunan hotel ini merupakan respons atas masukan pemerintah untuk memfasilitasi kebutuhan infrastruktur pariwisata di lokasi yang strategis.

“Kami mencari tempat yang strategis dan bekerja sama dengan Artotel untuk memastikan layanan terbaik bagi tamu yang datang ke Kalimantan Selatan,” tutup Abi.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka