Pemkot Banjarbaru Pastikan Inflasi dan Stok Pangan Aman Jelang Iduladha
Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru memastikan kondisi inflasi dan ketersediaan bahan pokok di daerah tersebut masih aman menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Banjarbaru, Sri Lailana, mengatakan perkembangan harga 20 komoditas utama di Banjarbaru hingga saat ini masih dalam kondisi terkendali.
Menurutnya, meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, kondisi tersebut masih tergolong wajar dan belum memberikan dampak signifikan terhadap inflasi daerah.
“Banjarbaru dari sisi inflasi aman karena beberapa minggu ini kondisi 20 komoditas masih tergolong aman,” ujarnya, Senin, (25/05/2026).
Ia menjelaskan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan perkembangan harga di dua pasar utama yang menjadi dasar perhitungan indeks perkembangan harga di Banjarbaru, yakni Pasar Bauntung dan Pasar Ulin Raya.
Selain melakukan pemantauan rutin, pemerintah daerah juga telah menjalankan sejumlah langkah pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga dan pasokan barang di pasaran.
Sri menyebut beberapa komoditas utama seperti cabai rawit, cabai merah, ayam ras, telur ayam ras, dan bawang merah menjadi perhatian dalam pemantauan mingguan.
Namun demikian, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga karena pasokan yang mencukupi dari hasil panen petani lokal maupun distribusi dari luar daerah.
“Kalau pasokan di pasar cukup melimpah, termasuk dari luar Banjarbaru, itu ikut mempengaruhi harga menjadi turun,” katanya.
Ia menambahkan distribusi barang, khususnya komoditas dari Pulau Jawa seperti bawang merah, turut mempengaruhi fluktuasi harga di pasaran.
Meski harga beberapa komoditas mengalami penurunan, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga keseimbangan agar kondisi tersebut tidak merugikan para petani.
“Harapannya penurunan harga tidak sampai merugikan petani lokal yang sudah berupaya menanam,” tutupnya.




