BerandaHabar TapinFestival Ramadan IPNU-IPPNU Tapin...

Festival Ramadan IPNU-IPPNU Tapin Resmi Ditutup, Puluhan Pelajar Unjuk Bakat Religi

Terbaru

RANTAU – Festival Ramadan 2026 yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tapin resmi ditutup.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini menjadi ajang bagi para pelajar di Tapin untuk menunjukkan bakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadan.

Penutupan festival dilakukan langsung oleh Bupati Tapin H Yamani, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Yamani menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, festival semacam ini sangat penting sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat serta memperkuat pemahaman keagamaan.

“Melalui kegiatan ini kita bisa melihat bahwa para pelajar di Kabupaten Tapin memiliki semangat luar biasa dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Islam yang penuh kedamaian, persaudaraan dan keberkahan,” ujarnya.

Ia berharap Festival Ramadan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda.

“Harapannya kegiatan ini tidak hanya ajang perlombaan, tetapi juga membentuk generasi muda yang berakhlak, berilmu dan peduli terhadap masyarakat serta daerah,” tambahnya.

Yamani juga mendorong IPNU dan IPPNU Tapin agar terus aktif membina generasi muda serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Sementara itu, panitia pelaksana Saipul Rahman menjelaskan Festival Ramadan tahun ini digelar selama empat hari dengan beberapa cabang lomba yang diikuti puluhan peserta.

“Alhamdulillah kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari,” katanya.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi tilawah, solo religi, serta fashion show.

Untuk lomba fashion show dibagi menjadi empat kategori, yakni remaja putra, remaja putri, anak-anak putra dan anak-anak putri.

Sementara lomba tilawah juga dipisahkan antara peserta putra dan putri.

Total peserta yang terdaftar mencapai lebih dari 60 orang, meski beberapa di antaranya mengundurkan diri saat hari pelaksanaan.

Festival ini terbuka untuk umum, namun khusus diikuti oleh peserta dari wilayah Kabupaten Tapin dengan rata-rata usia peserta antara 15 hingga 20 tahun, tergantung kategori lomba.

Saipul berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi ruang bagi pelajar dan pemuda di Tapin untuk menyalurkan bakat mereka.

“Semoga kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar maupun pemuda-pemudi di Kabupaten Tapin yang memiliki bakat untuk dapat disalurkan,” pungkasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka