Harga Cabai di Pasar Bauntung Banjarbaru Naik hingga 10 Persen Jelang Lebaran
Banjarbaru — Harga berbagai jenis cabai di Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 10 persen dan dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Salah satu pedagang cabai di Pasar Bauntung, Reza, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sekitar tiga hari terakhir.
“Kurang lebih naik sekitar 10 persen. Sudah tiga harian ini naiknya,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Jumat (13/03/2026) pagi.
Menurutnya, beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Cabai rawit misalnya, kini dijual sekitar Rp110.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp80.000 per kilogram.
Selain itu, cabai jenis mutiara bumi juga mengalami kenaikan dari Rp80.000 menjadi sekitar Rp100.000 per kilogram.
“Kalau cabai tanjung sekarang sekitar Rp85.000, sebelumnya Rp70.000. Sedangkan cabai keriting merah dari Rp35.000 sekarang menjadi sekitar Rp40.000,” jelasnya.
Reza menyebut kenaikan harga cabai menjelang hari raya merupakan hal yang biasa terjadi setiap tahun, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk keperluan memasak.
“Biasanya memang begitu setiap mendekati Lebaran. Permintaan meningkat, jadi harga ikut naik,” katanya.
Meski harga naik, aktivitas pembelian di pasar tetap ramai. Ia mengatakan banyak pembeli yang tetap membeli cabai meskipun harganya meningkat.
“Pembeli tetap banyak, bahkan sekarang justru makin ramai,” ujarnya.
Sementara itu, dari sisi pasokan, ia memastikan stok cabai miliknya di Pasar Bauntung masih tersedia.


