RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 sebagai langkah strategis menyusun arah pembangunan daerah ke depan, dengan penekanan pada penanganan bencana dan penguatan infrastruktur.
Bupati Tapin H. Yamani menegaskan, Musrenbang menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan solusi atas berbagai persoalan di daerah.
“Kita akan banyak menerima masukan dari seluruh undangan, mudah-mudahan ini bisa menjawab keluhan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu perhatian utama yang disoroti adalah peningkatan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna menghadapi potensi bencana, khususnya ancaman kemarau panjang.
“Kita harus siap menghadapi kemungkinan terburuk. BTT perlu ditingkatkan, bahkan bisa mencapai 300 persen agar penanganan bencana lebih maksimal,” tegas Yamani.
Ia juga menekankan pentingnya keselarasan seluruh program pembangunan dengan 13 program prioritas daerah yang telah disusun bersama DPRD.
Sementara itu, Kepala Bappelitbang Tapin, Meidy Haris Prayoga, menyebutkan bahwa fokus pembangunan ke depan diarahkan pada pengendalian banjir dan peningkatan konektivitas jalan.
“Pak Bupati meminta kita fokus pada pencegahan banjir dan pembangunan ruas jalan sebagai prioritas utama,” jelasnya.
Untuk penanganan banjir, Pemkab Tapin telah mengusulkan sejumlah titik rawan, khususnya di wilayah Bakarangan hingga Binuang. Upaya yang direncanakan mencakup normalisasi sungai, pengurangan sedimentasi, hingga penanganan longsor di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapin.
Di sektor infrastruktur, pembangunan jalan akan difokuskan pada beberapa koridor strategis yang diusulkan ke pemerintah pusat.
“Ada tiga koridor jalan tematik yang kami usulkan, termasuk yang mendukung Geopark Meratus dan ketahanan pangan,” tambahnya.
Saat ini, Pemkab Tapin tengah melengkapi dokumen perencanaan sebagai syarat pengajuan ke pemerintah pusat. Bahkan, dalam waktu dekat, Bupati bersama jajaran dijadwalkan melakukan audiensi untuk mempercepat realisasi program tersebut.
“Nanti tanggal 7, Pak Bupati akan berdialog dengan Pak Gubernur dalam forum Musrenbang untuk menyampaikan data terkait jalan dan mitigasi banjir di kawasan Banua Enam,” pungkasnya.

