BerandaHabar BanjarMerah Mencekam di Sungai...

Merah Mencekam di Sungai Sipai Martapura: Satu Rumah Rusak Berat Oleh Kobaran Api, Diduga Dipicu Korsleting

Terbaru

Merah Mencekam di Sungai Sipai Martapura: Satu Rumah Rusak Berat Oleh Kobaran Api, Diduga Dipicu Korsleting

​MARTAPURA – Kawasan pemukiman di Jalan Veteran Gang Mawar RT 010 RW 005, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, mendadak gempar. Sebuah rumah tinggal milik warga setempat dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat musibah kebakaran yang melanda pada Selasa (16/6/2026) menjelang tengah malam.

​Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar pertama kali menerima laporan insiden tersebut pada pukul 23.37 WITA. Informasi darurat ini masuk melalui jaringan komunikasi Buser 690 serta Call Center resmi DPKP.

​Sesaat setelah laporan diterima, Regu Piket Peleton 3 DPKP Kabupaten Banjar langsung tancap gas menuju lokasi. Dengan mengerahkan 16 personel berpengalaman serta dua armada pemadam (Fire Truck Satria Biru Manis dan Fire Truck Water Supply), petugas berhasil sampai di tempat kejadian perkara (TKP) hanya dalam waktu lima menit.

​Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana DPKP Kabupaten Banjar, M. Kasyaf R, memaparkan tindakan taktis yang dilakukan oleh jajarannya.

​“Setelah tiba di lokasi, petugas segera melakukan observasi lapangan, melaksanakan tindakan pemadaman secara aman dan terukur serta memastikan tidak ada korban jiwa yang berada di dalam rumah,” ujarnya.

​Setelah kobaran api berhasil dijinakkan, petugas melakukan fase pendinginan dan pendataan, sekaligus menyisir sisa-sisa bangunan demi memastikan situasi benar-benar kondusif. Seluruh rangkaian operasi pemadaman dinyatakan rampung pada pukul 00.25 WITA, dan personel diizinkan kembali ke Markas Komando.

​Berdasarkan hasil asesmen dan pendataan petugas di lapangan, ditemukan 1 unit rumah tinggal mengalami kerusakan berat. Rumah tersebut merupakan milik Ibu Wati, yang ditinggali oleh 1 Kepala Keluarga (KK) dengan total 2 jiwa. Meskipun kerusakan berat karena kobaran api, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-kura dalam peristiwa ini.

​Terkait pemicu kebakaran, dugaan sementara mengarah pada kegagalan sistem kelistrikan bangunan. Kobaran api disinyalir muncul dari hubungan arus pendek yang tidak langsung disadari oleh penghuninya, sehingga dengan cepat merembet ke bagian bangunan lainnya.

​“Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada rumah yang tidak disadari oleh pemilik sehingga api tiba-tiba membesar,” kata M. Kasyaf R.

​Belajar dari musibah ini, DPKP Kabupaten Banjar kembali mengeluarkan imbauan kepada masyarakat luas agar senantiasa memeriksa dan merawat instalasi listrik di rumah masing-masing. Kewaspadaan ini menjadi sangat krusial, terutama pada malam hari di saat penghuni rumah tengah tertidur lelap.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka