BerandaPendidikanMahasiswa KKN ULM Tanam...

Mahasiswa KKN ULM Tanam Pohon Buah di Karang Nunggal, Dorong Desa Makin Hijau dan Asri

Terbaru

BATULICIN – Upaya menghijaukan lingkungan terus dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Lingkungan Hidup (KKNT-LH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kelompok 6 Desa Karang Nunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kali ini, mahasiswa bersama aparat Desa Karang Nunggal dan Yayasan Darul Ilmi Bersujud melakukan penanaman bibit pohon buah di dua lokasi, yakni lingkungan Kantor Desa Karang Nunggal dan kawasan Yayasan Darul Ilmi Bersujud, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KKN, aparat desa, pihak yayasan, kepala sekolah, serta siswa-siswi Yayasan Darul Ilmi Bersujud yang turut menyaksikan proses penanaman.

Sebelum penanaman dimulai, mahasiswa terlebih dahulu menyiapkan sejumlah kebutuhan, seperti pupuk kompos, cangkul, dan ajir. Pendampingan teknis diberikan tiga mahasiswa Fakultas Kehutanan Program Studi Kehutanan, Ridho Budi Prasetyo, Erlangga Rahmadani Lubis, dan Desty Adventnia Kristhy.

Mereka menjelaskan pentingnya penggunaan pupuk kompos dalam mendukung pertumbuhan bibit sekaligus menjaga kualitas tanah di sekitar tanaman.

Adapun jenis bibit yang ditanam terdiri dari durian, jeruk, alpukat, dan mangga. Seluruh proses penanaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan mahasiswa, aparat desa, serta pihak Yayasan Darul Ilmi Bersujud.

Pemilihan pohon buah tidak hanya ditujukan untuk penghijauan. Ketika tumbuh dan menghasilkan buah, tanaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat tambahan bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Raudatul Zahra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kantor Desa Karang Nunggal dan Yayasan Darul Ilmi Bersujud, dengan dukungan aparat desa dan pihak yayasan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan menjadi bagian penting agar kegiatan penghijauan tidak berhenti pada seremoni penanaman saja.

Karena itu, mahasiswa juga menekankan pentingnya perawatan secara berkelanjutan. Bibit yang telah ditanam membutuhkan perhatian agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Selain memperindah kawasan desa, keberadaan pohon buah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih teduh, hijau, dan asri. Pemanfaatan tanaman produktif juga menjadi nilai tambah karena hasil buahnya kelak dapat dinikmati masyarakat.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana menerapkan pengetahuan akademik dalam praktik nyata di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya memberikan edukasi mengenai lingkungan, tetapi turut terlibat langsung dalam aksi penghijauan.

Program penghijauan ini digerakkan oleh 16 mahasiswa lintas fakultas, yakni Ridho Budi Prasetyo, Desty Adventnia Kristhy, dan Erlangga Rahmadani Lubis dari Fakultas Kehutanan; Navila Azkiya dan Anugerah Safitri Nurdamaiyanti dari FMIPA Program Studi Statistika; Raipah dari FMIPA Program Studi Farmasi.

Kemudian Berta Yanti Zalukhu dan Devi Puspitaningrum dari FPIK Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan; Raudatul Zahra dari Teknologi Hasil Perikanan; Dhiska Asaning Tyas dan Siti Nabila dari Sosial Ekonomi Perikanan; Haris Fadillah dan M. Taufik Hidayat dari Akuakultur; Titto Alvian dan Niken Oktavia Rahmadhani dari Ilmu Kelautan; serta Alfito Hartanto dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Kelompok 6 KKNT-LH ULM berharap bibit pohon yang ditanam di lingkungan Kantor Desa Karang Nunggal dan Yayasan Darul Ilmi Bersujud dapat tumbuh dengan baik, sekaligus menjadi investasi lingkungan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka