BANJARMASIN – Dr. Iwan Aflanie resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan periode 2026–2030 setelah meraih suara terbanyak dalam pemilihan yang digelar melalui rapat senat terbuka, Kamis (2/10/2026).
Dalam pemilihan tersebut, Dr. Iwan Aflanie memperoleh 59 suara. Sementara kandidat lainnya, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri mendapatkan 32 suara dan Dr. Rusmansyah memperoleh 1 suara.
Usai ditetapkan sebagai rektor terpilih, Dr. Iwan menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah membangun kembali komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh elemen civitas akademika ULM.
Menurutnya, rekonsiliasi dan kerja sama antarpihak menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh unsur di lingkungan kampus dapat bergerak bersama dalam menjalankan agenda pengembangan universitas.
“Yang pertama tentu kita akan melakukan silaturahmi dan rekonsiliasi dengan seluruh elemen yang ada di ULM. Kita harus bersama-sama membangun ULM agar lebih maju,” ujar Dr. Iwan.
Ia menambahkan, kemajuan ULM tidak hanya penting bagi internal universitas, tetapi juga diharapkan memberikan kontribusi bagi pembangunan Kalimantan Selatan hingga tingkat nasional.
Dalam menjalankan kepemimpinannya, Dr. Iwan juga berkomitmen menerapkan prinsip Good University Governance secara konsisten.
Prinsip tersebut meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan keadilan dalam penyelenggaraan tata kelola perguruan tinggi.
“Prinsip ini mencakup transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta keadilan guna memastikan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.
Terkait hubungannya dengan dua kandidat lainnya setelah proses pemilihan berakhir, Dr. Iwan memastikan komunikasi dan hubungan baik tetap terjaga.
Ia menyebut seluruh kandidat memiliki komitmen untuk menerima hasil pemilihan dan bersama-sama mendukung kemajuan ULM.
“Alhamdulillah, hubungan dengan para calon lainnya tetap baik. Kita sama-sama berkomitmen menerima hasil ini dan bersama-sama memajukan ULM,” katanya.

Sementara itu, Ketua Senat ULM Prof. Dr. Lutfi mengatakan proses pemilihan Rektor ULM periode 2026–2030 berjalan lancar sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Rapat senat terbuka tersebut dihadiri 60 anggota senat. Selain suara senat, terdapat pula 35 persen suara dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sebanyak 32 suara.
“Alhamdulillah berjalan lancar pada rapat senat yang dihadiri 60 orang anggota dan perwakilan Kementerian Diktisaintek,” kata Lutfi.
Berdasarkan hasil penghitungan, Dr. Iwan Aflanie meraih 59 suara, Prof. Ahmad Alim Bachri 32 suara dan Dr. Rusmansyah 1 suara.
Dengan hasil tersebut, Dr. Iwan Aflanie ditetapkan sebagai calon Rektor ULM terpilih periode 2026–2030.
“Jadi pemilihannya hanya satu putaran, dan Dr. Iwan Aflanie ditetapkan sebagai calon Rektor ULM periode 2026–2030,” jelas Lutfi didampingi Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Prof. Efrani.
Lutfi menambahkan, tahapan berikutnya akan diarahkan pada tindak lanjut program kerja yang telah disusun oleh rektor terpilih.
“Kita akan membersamai rektor terpilih untuk memajukan ULM ke depan, agar lebih baik lagi,” ujarnya.
Adapun pelantikan Rektor ULM periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 di Jakarta.


