BANJARMASIN – Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk periode mendatang resmi berakhir. Dalam rapat senat terbuka yang digelar Jumat (2/10/2026), Dr. Iwan Aflanie meraih suara terbanyak dan mengungguli dua kandidat lainnya.
Dalam proses pemilihan tersebut, Iwan Aflanie memperoleh 59 suara. Sementara Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri meraih 32 suara dan Dr. Rusmasyah mendapatkan 1 suara.
Pemilihan diikuti 60 anggota senat. Selain suara senat, proses tersebut juga memperhitungkan bobot 35 persen suara dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yang setara dengan 32 suara.
Hasil tersebut sekaligus menempatkan Iwan Aflanie sebagai kandidat dengan perolehan suara tertinggi dalam pemilihan Rektor ULM periode mendatang.
Di tengah berakhirnya kontestasi, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri menyampaikan sikap legawa terhadap hasil yang telah ditetapkan. Ia mengatakan keputusan kementerian untuk mendukung Iwan Aflanie merupakan hak kementerian dan diyakininya sebagai keputusan terbaik bagi dirinya dan keluarga.
“Secara pribadi saya terima keputusan yang diambil oleh kementerian untuk mendukung Iwan Aflanie karena itu hak kementerian. Saya haqqul yakin bahwa itu adalah yang terbaik bagi saya dan keluarga. Terima kasih atas segalanya,” ujarnya.
Ahmad juga mengajak seluruh sivitas akademika ULM untuk mengakhiri dinamika pemilihan dan kembali menyatukan langkah demi kemajuan universitas.
Menurutnya, setelah proses pemilihan selesai, hal yang lebih penting adalah memberikan dukungan kepada rektor terpilih serta menjaga kebersamaan di lingkungan kampus.
“Sekarang yang terbaik kita lakukan adalah mendukung rektor yang dipilih oleh Pak Menteri dan mendoakan semoga ULM semakin maju dan berkembang,” tandasnya.
Dengan berakhirnya proses pemilihan, perhatian sivitas akademika ULM selanjutnya diarahkan pada kepemimpinan baru serta berbagai agenda pengembangan universitas untuk periode mendatang.


