BerandaHabar Provinsi KalselClash of Banua Jadi...

Clash of Banua Jadi Panggung Adu Pengetahuan Pelajar Kalsel, Pemprov Dorong Kompetisi Berlanjut ke Tingkat Nasional

Terbaru

BANJARMASIN – Ajang Lomba Cerdas Cermat Clash of Banua Tingkat SMA/SMK se-Kalimantan Selatan 2026 tidak hanya menjadi arena adu pengetahuan antarpelajar, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan budaya kompetisi sehat dan semangat berprestasi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap kegiatan yang digelar Telkomsel tersebut. Dukungan itu disampaikan Gubernur Kalsel H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, saat menghadiri final sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Kamis (1/10/2026).

Dalam sambutan tertulisnya, H Muhidin mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kompetisi hingga mencapai babak final.

Menurutnya, keberhasilan menembus final merupakan pencapaian yang patut diapresiasi karena peserta harus melewati serangkaian tahapan dan persaingan sebelum sampai pada tahap akhir.

“Setelah melewati seleksi dan babak final yang pasti tidak mudah, akhirnya prestasi terbaik dapat adik-adik raih,” ujar H Muhidin.

Ia berpesan agar keberhasilan dalam kompetisi tersebut tidak berhenti pada perolehan piala maupun penghargaan. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi pijakan bagi para pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengejar pencapaian yang lebih tinggi.

“Piala dan capaian hari ini adalah batu pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Yang menentukan masa depan adik-adik adalah disiplin untuk terus belajar yang diteruskan setelah hari ini,” pesannya.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, H Muhidin meminta agar pengalaman selama mengikuti kompetisi tidak dipandang sebagai sebuah kegagalan.

“Tidak perlu berkecil hati. Sampai ke babak final sudah merupakan prestasi, dan ilmu yang dipelajari tidak akan sia-sia,” lanjutnya.

Rusma Khazairin menambahkan, Pemprov Kalsel memandang kegiatan seperti Clash of Banua memiliki nilai penting dalam membentuk karakter kompetitif pelajar. Menurutnya, kompetisi yang sehat dapat mendorong siswa untuk terus belajar sekaligus tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diraih.

“Kita dari Pemprov Kalsel sangat mendukung kegiatan seperti ini, untuk membiasakan para siswa kita untuk terus berkompetisi, agar mereka tidak cepat merasa puas dengan pencapaian yang sudah ada,” ungkap Rusma.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada level provinsi. Rusma mendorong agar Clash of Banua dapat berkembang hingga tingkat nasional sehingga membuka ruang yang lebih luas bagi pelajar Kalsel untuk menguji kemampuan mereka.

“Harapannya mudah-mudahan kegiatan cerdas cermat yang diadakan oleh Telkomsel ini ke depan sampai tingkat nasional, sehingga semakin memberikan semangat lagi kepada anak-anak kita untuk terus ikut berkompetisi dalam kegiatan positif ini,” katanya.

Pemprov Kalsel juga memberikan apresiasi kepada Telkomsel sebagai penyelenggara, serta kepala sekolah, guru pembimbing dan orang tua yang turut mendukung keikutsertaan para siswa dalam kompetisi tersebut.

Pemprov berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun berikutnya dengan cakupan peserta dan sekolah yang semakin luas.

Branch Manager Telkomsel Banjarmasin, Arif Rahman Hakim, mengatakan Clash of Banua 2026 telah melalui rangkaian kompetisi sejak beberapa bulan sebelumnya. Tahapannya dimulai dari tingkat sekolah, kemudian kabupaten/kota hingga berlanjut ke tingkat provinsi.

“Total peserta ada sekitar 9.090 siswa dari 90 sekolah dari seluruh Provinsi Kalsel. Ini merupakan bagian dari semangat Telkomsel dalam ambil bagian dari mencerdaskan adik-adik kita di Kalsel,” jelas Arif.

Ia mengatakan antusiasme peserta dan dukungan dari pemerintah menjadi modal untuk melanjutkan kegiatan tersebut pada masa mendatang.

Menurut Arif, penyelenggaraan Clash of Banua tahun ini mendapat dukungan dari Pemprov Kalsel serta pemerintah kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Selatan.

“Ini kegiatan pertama dan kami mendapatkan support dari Pemerintah, baik Pemprov Kalsel maupun Pemkab/Pemko se-Kalsel,” pungkasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka