Pemkab Tanah Laut Luncurkan Bulan Imunisasi Kejar 2026, Orang Tua Diminta Lengkapi Imunisasi Anak
PELAIHARI — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggalakkan program Bulan Imunisasi Kejar (BIK) 2026 untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar anak, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Ajakan tersebut disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat Trianto, saat menghadiri kegiatan GERMAS Anak Sehat sekaligus peluncuran BIK 2026 di Posyandu Melati, Beramban Raya, Kelurahan Pelaihari, Senin (5/10/2026).
Dian mengingatkan orang tua agar tidak ragu membawa anak ke Posyandu maupun fasilitas pelayanan kesehatan untuk melengkapi imunisasi yang terlewat.
“Jangan takut untuk mengimunisasi anak. Lebih baik kita mencegah daripada mengobati, karena imunisasi bukan untuk kepentingan pemerintah, tetapi untuk kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Menurutnya, masih adanya anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar atau zero dose menjadi perhatian bersama. Karena itu, orang tua diminta memanfaatkan layanan Posyandu untuk memeriksa status imunisasi sekaligus berkonsultasi mengenai tumbuh kembang anak.
Dian juga menjelaskan bahwa fungsi Posyandu kini semakin luas melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan keluarga, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, hingga kebutuhan perumahan dan sanitasi, untuk diteruskan kepada instansi terkait.
Ia turut mengingatkan bahwa demam ringan atau pembengkakan di sekitar bekas suntikan dapat terjadi setelah imunisasi. Orang tua diminta memantau kondisi anak dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika mengalami keluhan yang mengkhawatirkan.
Melalui BIK 2026, Pemkab Tanah Laut berharap cakupan imunisasi meningkat dan semakin banyak anak memperoleh perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Layanan imunisasi melalui fasilitas pemerintah juga dapat diakses masyarakat secara gratis.



