RANTAU – SMP Negeri 2 Rantau, Kabupaten Tapin, mengikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Penilaian berlangsung di lingkungan SMPN 2 Rantau, Kecamatan Tapin Utara, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapin H. Juanda didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj. Elya Hartati Juanda, jajaran Pemkab Tapin, serta Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Provinsi Kalimantan Selatan yang dipimpin dr. Rinah Darmawati dari Biro Kesra.
Juanda menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim penilai. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) di Kabupaten Tapin.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapin, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak/Ibu Tim Penilai. Kehadiran Bapak/Ibu di Kabupaten Tapin merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan UKS/M,” ujar Juanda.
Menurutnya, UKS/M memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Upaya tersebut tidak hanya melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga pendidikan kesehatan serta pembinaan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.
Karena itu, Juanda berharap lomba sekolah sehat tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi untuk mendorong perbaikan secara berkelanjutan.
“Kami berharap tim penilai dapat memberikan masukan, saran dan rekomendasi yang konstruktif sebagai bahan perbaikan bagi SMPN 2 Rantau maupun sekolah-sekolah lain di Kabupaten Tapin,” katanya.
Juanda menegaskan, menciptakan lingkungan sekolah yang sehat tidak bisa hanya mengandalkan pihak sekolah. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, orang tua dan masyarakat.
Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini mendukung pembinaan UKS/M di Kabupaten Tapin.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan terbaik kepada SMPN 2 Rantau dalam mengikuti penilaian ini. Semoga apa yang telah dipersiapkan dapat memberikan hasil terbaik dan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Tapin,” tutur Juanda.
Ia berharap budaya hidup sehat dapat ditanamkan kepada peserta didik sejak dini. Dengan demikian, lingkungan sekolah tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga mampu mendukung proses belajar serta tumbuh kembang generasi muda secara optimal.
Sementara itu, penilaian Tim Lomba Sekolah Sehat Provinsi Kalsel diharapkan menghasilkan gambaran dan rekomendasi untuk pengembangan UKS/M di SMPN 2 Rantau.
Pemkab Tapin juga berharap keikutsertaan SMPN 2 Rantau dapat mendorong sekolah lain meningkatkan kualitas lingkungan, pelayanan kesehatan serta membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan.


