BerandaHabar Provinsi KalselBPBD Kalsel Kerahkan Personel...

BPBD Kalsel Kerahkan Personel Bendung Karhutla di Landasan Ulin, Permukiman Jadi Prioritas Pengamanan

Terbaru

Banjarbaru – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mengerahkan Tim Regu II untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Tekukur, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru. Langkah cepat dilakukan untuk mencegah kobaran api merambat ke kawasan permukiman warga.

Komandan Regu II BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Kurniadi Fadillah, mengatakan pihaknya menerima instruksi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kalsel untuk menambah kekuatan personel di lokasi kebakaran yang berada di sekitar Komplek Berlina.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah meluas sehingga diperlukan upaya pemadaman secara intensif sekaligus pembuatan sekat untuk membatasi penyebaran api ke area lain.

“Kami mendapat tugas sejak siang untuk membantu proses pemadaman. Hingga sore, personel masih bekerja di beberapa titik karena di bagian tengah dan area belakang lokasi masih terdapat kobaran api,” ujar Gusti, Senin (13/7/2026).

Ia mengungkapkan proses penanganan di lapangan tidak berjalan mudah. Selain keterbatasan personel dan peralatan, akses menuju titik kebakaran juga cukup sulit karena kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata.

Atas kondisi tersebut, BPBD memprioritaskan pengamanan pada bagian depan area kebakaran yang berbatasan langsung dengan permukiman penduduk agar api tidak meluas ke kawasan hunian.

“Fokus utama kami adalah menahan api agar tidak bergerak ke arah permukiman. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar dua hektare,” katanya.

Menurut Gusti, lahan yang terbakar didominasi vegetasi pohon galam dengan sedikit rerumputan. Karakteristik tersebut membuat api lebih banyak menjalar pada bagian atas vegetasi sehingga menghasilkan kobaran api yang cukup tinggi.

“Bagian bawah lahannya masih relatif basah karena merupakan kawasan semi gambut. Namun vegetasi galam yang tinggi membuat api lebih banyak membakar bagian atas,” jelasnya.

Hingga kini, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pembasahan di sejumlah titik untuk memastikan api benar-benar terkendali serta mengantisipasi munculnya titik api baru yang dapat mengancam permukiman warga di sekitar lokasi.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka