BerandaHabar BanjarCari Bibit Nasional, 185...

Cari Bibit Nasional, 185 Pelajar Bersaing Ketat dalam Seleksi Paskibraka Kabupaten Banjar 2026

Terbaru

Cari Bibit Nasional, 185 Pelajar Bersaing Ketat dalam Seleksi Paskibraka Kabupaten Banjar 2026

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar secara resmi memulai tahapan Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Bertempat di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar, Martapura, proses seleksi ini dibuka secara langsung pada pukul 09.00 WITA dan diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai sekolah menengah di wilayah tersebut.

​Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Banjar, Khairullah Anshari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya transparansi dan objektivitas dalam proses penjaringan. Pihaknya menargetkan perwakilan dari daerah ini mampu melangkah dan berprestasi hingga ke tingkat nasional.

​”Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami mengharapkan seleksi ini dapat dilaksanakan secara transparan, objektif, dan adil, agar kita mampu menjaring bibit-bibit terbaik. Dari tahun ke tahun, kita selalu berhasil memilih pasukan pengibar bendera terbaik untuk bertugas pada upacara peringatan kemerdekaan di RTH Ratu Zalecha,” ungkap Khairullah.

​Ia juga turut memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) beserta seluruh tim seleksi yang secara konsisten memberikan hasil rekrutmen yang memuaskan.

“Harapan kami, kualitas peserta yang terpilih pada tahun ini akan sama bagusnya, atau bahkan lebih baik lagi,” tambahnya.

​Tingginya antusiasme pelajar terlihat dari jumlah pendaftar tahun ini. Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol, Joko Sutrisno, memaparkan bahwa ada 185 peserta yang berpartisipasi.

​”Kebutuhan untuk Kabupaten Banjar ada 33 orang. Nanti akan ada lagi tahapan seleksi tingkat provinsi. Untuk jumlah yang akan masuk ke provinsi kita belum tahu, karena tidak ada kuota pasti dan informasi tersebut akan disampaikan langsung oleh tingkat pusat,” jelas Joko.

​Lebih lanjut, Joko menjelaskan bahwa proses seleksi kini terintegrasi secara daring menggunakan aplikasi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Rangkaian seleksi yang dijadwalkan berlangsung hingga tanggal 13 mendatang ini mencakup berbagai tahapan krusial bagi peserta yang berusia 15 hingga 18 tahun tersebut.

​Tahapan dimulai dengan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU). Peserta yang lolos kemudian akan diuji kembali melalui tes parade, tes kesehatan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, dan diakhiri dengan tes wawancara.

​”Harapan kita, kita bisa mendapatkan anggota Paskibraka terbaik yang benar-benar sungguh-sungguh, sehingga bisa mengirimkan perwakilan hingga ke tingkat tinggi,” ujar Joko.

​Selain kecerdasan dan wawasan kebangsaan, kesiapan fisik dan postur tubuh menjadi syarat mutlak dalam seleksi Paskibraka. Putri, salah satu juri seleksi PBB, merincikan kriteria tinggi badan yang harus dipenuhi oleh para peserta.

​”Kriteria tinggi badan pasti menjadi perhatian. Bagi peserta putra, minimal tinggi badannya adalah 165 cm, dan kita usahakan mencari yang posturnya ideal dengan maksimal 170 cm. Kemudian untuk peserta putri, standarnya antara 160 hingga 165 cm,” papar Putri.

​Ia juga menambahkan bahwa standar tersebut akan semakin ketat bagi peserta yang nantinya diproyeksikan untuk bersaing di tingkat provinsi, di mana tinggi badan minimal yang dicari adalah 165 cm untuk putri dan di atas 170 cm untuk putra.

​Rangkaian panjang dan ketat ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pasukan pengibar bendera yang cakap secara baris-berbaris, tetapi juga memiliki karakter dan wawasan kebangsaan yang tangguh.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka