BerandaHabar BanjarbaruDitjen PKH Perkuat Antisipasi...

Ditjen PKH Perkuat Antisipasi El Nino, Fokus Jaga Pakan Ternak dan Cegah Penyakit Hewan

Terbaru

Ditjen PKH Perkuat Antisipasi El Nino, Fokus Jaga Pakan Ternak dan Cegah Penyakit Hewan

Banjarbaru – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino terhadap sektor peternakan. Upaya tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI di Balai Veteriner Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (03/07/2026).

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan fokus utama pemerintah adalah memastikan ketersediaan pakan dan air bagi ternak selama musim kemarau, sekaligus memperkuat pengendalian penyakit hewan.

“Kami mendorong dinas terkait dan kelompok peternak untuk mengolah pakan melalui silase maupun pakan kering (hay), sehingga persediaan pakan tetap tersedia saat terjadi El Nino,” ujarnya.

Selain itu, Ditjen PKH juga memperkuat langkah pencegahan penyakit hewan melalui penerapan biosekuriti, penyediaan vaksin, obat-obatan, vitamin, serta peningkatan kesadaran peternak dalam menjaga kesehatan ternaknya.

Agung menyebut penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, kasus PMK di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Selatan, terus mengalami penurunan dan beberapa kabupaten bahkan telah mencapai status nol kasus.

“Alhamdulillah, tren kasus terus menurun. Vaksinasi rutin dua kali dalam setahun terbukti efektif menekan penyebaran PMK,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah juga terus memperkuat layanan kesehatan hewan melalui pengembangan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan peningkatan kapasitas tenaga penyuluh. Pemerintah daerah didorong memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan sarana pelayanan kesehatan hewan, sementara pelatihan bagi penyuluh terus dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Agung, dukungan Komisi IV DPR RI menjadi modal penting untuk memperkuat sektor peternakan, termasuk penambahan tenaga penyuluh agar edukasi kepada peternak dapat menjangkau lebih banyak wilayah.

“Kami berharap penguatan penyuluhan dan layanan kesehatan hewan dapat meningkatkan kesiapsiagaan peternak dalam menghadapi tantangan perubahan iklim maupun ancaman penyakit hewan,” tutupnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka