BerandaHabar KotabaruPemkab Kotabaru Wacanakan Transportasi...

Pemkab Kotabaru Wacanakan Transportasi Publik Gratis di Tahun 2026

Terbaru

Pemkab Kotabaru Wacanakan Transportasi Publik Gratis di Tahun 2026

KOTABARU – Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola dan mengawasi seluruh aspek transportasi di Kabupaten Kotabar. Dengan tantangan yang terus berkembang dalam sektor transportasi, Dishub Kotabaru semakin fokus pada inovasi dan implementasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan transportasi darat pada tahun 2026 sesuai dengan selogan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru “Kotabaru Hebat”

Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru tengah berbenah diri menyiapkan transformasi yang ramah dan nyman bagi pengguna pada sektor transportasi darat. Langkah ini dilakukan untuk memperbaiki layanan publik sekaligus memastikan konektivitas antar wilayah semakin terintegrasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Khairian Anshari, S.STP, M.Si, ketika di temui di ruang kerjanya mengungkapkan bahwa tahun 2026 akan menjadi titik awal peremajaan angkutan perkotaan dengan sistem By The Service (BTS).Rabu ( 6/5/2026 )

Salah satu terobosan utama yang disiapkan adalah pemecahan trayek tunggal menjadi tujuh (7) koridor strategis yang mencakup wilayah-wilayah kunci seperti 1. Batu Selira, Sigam kembali ke pusat kota 2, jalan Panorama kembali ke pusat kota 3. Sebelimbingan, Megasari kembali ke pusat kota 4.jalan Karya utama 5 Gunung ulin 6. Mandin 7.  Jalan  Nusa Indah, .

“Sistemnya bersifat komuter tanpa terminal persinggahan di dalam kota agar lebih efisien. Menariknya, layanan ini direncanakan gratis bagi masyarakat Kotabaru  Cukup dengan menunjukkan KTP atau kartu uang elektronik dan masyarakat bisa mwnggunakan halte yang ada sebagai tempat tunggu. Warga sudah bisa menikmati fasilitas transportasi yang nyaman,” ucap Akbar.

Unit kendaraan yang akan dioperasikan jenis Grend Max mini bus yang telah standar modern, dilengkapi dengan alat keselamatan, pemantau GPS, hingga sistem pembayaran digital.

M.Akbar menambahkan meski melakukan modernisasi transportasi pemerintah memastikan tidak ada pihak yang dirugikan termasuk pengusaha angkutan existing akan diberdayakan ke dalam sistem baru ini. Selain itu, proyeksi ini juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi putra daerah.

“Saat ini jumlah armada sekitar 60 unit, sementara supir baru tersedia 40 orang. Artinya, masih ada lowongan untuk sekitar 20 driver lagi yang akan kita prioritaskan bagi warga lokal Kotabaru,” tambahnya.

Keberhasilan rute perintis Kotabaru-Sengayam di tahun 2025 menjadi pelecut semangat Dishub untuk mempercepat target. Rute yang semula dijadwalkan tahun 2027, kini ditarik maju ke tahun 2026.

Lebih lanjut M.Akbar menyampaikan, nantinya, rute langsung Kotabaru-Sengayam akan dialihkan menjadi Kotabaru-Serongga sebagai pusat transit utama. Di Terminal Serongga inilah penumpang bisa berpindah moda menuju wilayah pedalaman seperti Hampang, maupun rute lintas provinsi menuju Banjarmasin, Balikpapan, hingga Samarinda.

“Target kami adalah rasio konektivitas yang seimbang. Semua angkutan akan terintegrasi satu sama lain, sehingga mobilitas masyarakat Kotabaru jauh lebih mudah, murah, dan terukur,” pungkasnya

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kabupaten kotabaru untuk memberikan aksesibilitas yang lebih baik dan mendukung gaya hidup lebih ramah lingkungan bagi masyarakat Kotabaru.

Penulis M.Nasaruddin  

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka