BerandaHabar BanjarbaruSPM Pendidikan Banjarbaru Naik...

SPM Pendidikan Banjarbaru Naik ke Tuntas Madya, Cerminkan Peningkatan Kualitas Layanan

Terbaru

SPM Pendidikan Banjarbaru Naik ke Tuntas Madya, Cerminkan Peningkatan Kualitas Layanan

Banjarbaru – Standar Pelayanan Minimal (SPM) sektor pendidikan di Kota Banjarbaru mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2025. Capaian tersebut dinilai menjadi indikator penting dalam mengukur kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, menyampaikan capaian SPM tahun 2025 berada di angka 88,94 dengan kategori Tuntas Madya, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di angka 79,84 atau Tuntas Pratama.

“Peningkatan SPM ini menunjukkan kualitas layanan pendidikan kita semakin membaik, baik dari sisi hasil belajar maupun pemerataan akses pendidikan,” ujarnya, Rabu (15/04/2026).

Ia menjelaskan, SPM pendidikan merupakan standar pelayanan dasar yang harus dipenuhi pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Indikator dalam SPM tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga mencakup aspek karakter serta lingkungan belajar.

“Dalam SPM ada beberapa indikator penting seperti literasi, numerasi, karakter, serta iklim keamanan, kebhinekaan, dan inklusivitas di satuan pendidikan,” jelasnya.

Selain itu, indikator lain yang turut menjadi perhatian meliputi angka partisipasi sekolah, akreditasi satuan PAUD, serta kualifikasi tenaga pendidik.

Menurutnya, peningkatan capaian SPM di Banjarbaru tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan, seperti optimalisasi penggunaan dana BOS, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan program pembelajaran berbasis teknologi.

“Kami juga terus mendorong peningkatan kualitas guru melalui pelatihan literasi, numerasi, hingga pengenalan pembelajaran berbasis teknologi seperti koding dan kecerdasan artifisial,” tambahnya.

Ia menegaskan, capaian SPM bukan hanya sekadar angka, melainkan gambaran nyata dari kualitas pendidikan yang dirasakan langsung oleh peserta didik.

“SPM ini menjadi tolok ukur apakah layanan pendidikan sudah benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara adil dan merata,” tutupnya.

Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan capaian SPM melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, guna memastikan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka