BerandaHabar BanjarDisdik Banjar Perkuat Pembekalan...

Disdik Banjar Perkuat Pembekalan Mapel Coding dan Kecerdasan Artifisial bagi Guru SMP

Terbaru

Martapura – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar terus mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi dengan memperkuat pembekalan mata pelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru jenjang SMP. Kegiatan ini digelar di Hotel Rodhita Banjarbaru, Selasa (22/7/2025) pagi, dan diikuti oleh perwakilan guru dari 21 SMP penerima BOS Kinerja (BOS Kin).

Kepala Disdik Banjar Liana Penny melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP, Herlina, menjelaskan bahwa penerapan mapel KKA masih berada dalam tahap awal dan bersifat terbatas. “Hanya ada 21 SMP se-Kabupaten Banjar sebagai penerima BOS Kin yang ikut penerapan mapel (KKA) ini,” kata Herlina, di sela kegiatan penguatan pembelajaran berbasis TIK.

Ia menambahkan, pembekalan ini bertujuan untuk membekali guru dengan pemahaman teknis dan etis terkait materi KKA, agar proses belajar tidak hanya berjalan secara konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi secara optimal.

“Guru harus bisa mengimbangi perkembangan teknologi. Termasuk menyampaikan prinsip dan etika dalam penggunaan teknologi KKA kepada siswa. Setelah pembekalan ini, kami akan segera menerapkan langsung ke pembelajaran di kelas,” jelasnya.

Salah satu peserta kegiatan, Herlina Noviani, guru dari SMPN 1 Sungai Pinang, menilai siswa sebenarnya sangat antusias terhadap pelajaran berbasis teknologi. Namun ia menyoroti rendahnya keterampilan digital dasar para siswa, terutama dalam menggunakan alat bantu pembelajaran digital seperti Google Form dan Canva.

“Siswa menyukai TIK, tetapi mereka belum mahir menggunakannya untuk keperluan pembelajaran,” ujar Herlina. Ia juga menambahkan bahwa tantangan terbesar justru datang dari kalangan guru senior yang perlu waktu untuk beradaptasi dengan materi baru ini.

“Menurut saya, guru-guru muda bisa cepat mengikuti, asal didukung sarana yang memadai. Tapi guru senior perlu waktu dan pendekatan khusus,” pungkasnya.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta menyiapkan generasi muda Kabupaten Banjar untuk lebih siap menghadapi era digital.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka