BerandaHabar BanjarPT MMI Tegaskan Proses...

PT MMI Tegaskan Proses Pembebasan Lahan di Rantau Bakula Dilakukan Secara Hati-hati, partisipatif dan prinsip keadilan bagi seluruh pihak.

Terbaru

BANJAR – PT Merge Mining Industri (PT MMI) menegaskan bahwa proses pembebasan lahan di Desa Rantau Bakula, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, masih berlangsung dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, diskusi yang konstrukti serta mengedepankan prinsip berkeadilan untuk seluruh pihak serta pelibatan masyarakat secara aktif.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Jumat, 25 Juli 2025, PT MMI menjelaskan bahwa tahapan pembebasan lahan mencakup proses verifikasi dokumen kepemilikan, dialog dengan warga, hingga musyawarah.

Verifikasi dilakukan untuk mencocokkan antara bukti administrasi kepemilikan dan kondisi faktual di lapangan, serta memastikan tidak ada lahan yang termasuk dalam kawasan hutan produksi.

“Kami melakukan proses ini secara bertahap dan teliti agar tidak terjadi tumpang tindih, serta untuk memastikan seluruh aspek hukum terpenuhi,” ujar Haikal, Tim Legal PT MMI, dalam pernyataannya, Jumat
(25/7/2025).

Komunikasi Terbuka dan Musyawarah Teknis

“PT MMI telah melakukan komunikasi dengan warga secara intens melalui pendekatan yang lebih dialogis yang partisipatif, dan kami telah melakukan upaya-upaya untuk mencari kesepakatan dengan prinsip keadilan bagi seluruh pihak dengan melibatkan tokoh masyarakat dan mendengarkan aspirasi warga secara langsung”
kata Haikal.

Proses Masih Berjalan

“PT MMI telah melakukan musyawarah terkait Nilai Ganti Kerugian yang berkeadilan. Proses musyawarah untuk menentukan nilai ganti kerugian terus berjalan. Kami berpegang teguh pada prinsip bahwa nilai ganti kerugian harus layak dan wajar sesuai undang-undang. Saat ini, proses negosiasi masih berlangsung untuk mencari titik temu terbaik demi tercapainya kesepakatan yang saling menguntungkan.” imbuh haikal

PT Merge Mining Industri merupakan perusahaan pertambangan batubara yang tengah mengembangkan proyek tambang bawah tanah di Kabupaten Banjar.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka