BerandaHabar BanjarPemkab Banjar Targetkan Tidak...

Pemkab Banjar Targetkan Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal, 114 Desa Raih Penghargaan Desa Mandiri

Terbaru

BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen penuh untuk mendorong peningkatan status desa dan menargetkan seluruh desa di wilayahnya tidak lagi berstatus tertinggal. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Rencana Aksi Perencanaan Pembangunan Desa yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, di Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Kamis (13/11/2025).

​Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk jajaran Pemerintah Kabupaten Banjar, yang menekankan pentingnya sinergi antara perencanaan pembangunan desa dengan prioritas pembangunan daerah.

​Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar memberikan penghargaan kepada 114 desa yang berhasil meningkatkan statusnya menjadi Desa Mandiri, naik dari status sebelumnya, yaitu maju atau berkembang.

​Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dian Marliana, menyampaikan bahwa kegiatan rapat koordinasi ini berfokus pada evaluasi dan peningkatan Indeks Pembangunan Desa (IPD).

​”Hari ini juga diberikan penghargaan kepada 114 desa kita yang dulunya berstatus maju dan ada yang berkembang dan naik menjadi mandiri,” ujar Dian Marliana.

​Ia menegaskan dukungan kuat dari pemerintah daerah dalam memastikan perencanaan pembangunan desa berjalan sesuai prioritas. Dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), pemerintah kabupaten melalui kecamatan dan Dinas PMD selalu mendampingi agar apa yang disusun oleh desa sejalan dengan RPJMD Kabupaten Banjar.

​Dian Marliana juga menyoroti komitmen pimpinan daerah. “Bapak Bupati selalu mendukung, baik itu kegiatan berkaitan dengan pembangunan ataupun penganggaran dana desa dan juga alokasi dana desa,” tambahnya.

​Harapan ke depan, dari total 277 desa di Kabupaten Banjar, pihaknya menargetkan tidak ada lagi desa tertinggal, dan berharap desa-desa yang berstatus berkembang atau maju dapat segera menuju status mandiri.

Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar, Muhammad Hafizh Anshari, menambahkan bahwa tujuan rakor adalah untuk menyusun strategi peningkatan status desa.

​”Rapat koordinasi ini tujuannya untuk bagaimana nantinya peningkatan status desa di Kabupaten Banjar itu sesuai dengan target yang diharapkan. Artinya ada peningkatan dari desa berkembang ke maju, maju ke mandiri,” kata Hafizh.

​Ia menjelaskan bahwa penghargaan yang diserahkan adalah apresiasi bagi 114 desa yang telah mencapai status mandiri. Sementara itu, pemateri dalam rakor menonjolkan bagaimana strategi dan cara pencapaian desa, agar desa berkembang bisa menjadi maju, dan desa maju bisa menjadi mandiri.

​Hafizh juga menegaskan bahwa saat ini, Kabupaten Banjar sudah tidak memiliki desa tertinggal dan sangat tertinggal.

Meskipun dihadapkan pada tantangan keterbatasan dana desa, Indeks Desa (ID) akan menjadi acuan perencanaan.

“Kan kelihatan tuh apa yang kurang, apa yang memang tidak kita miliki di desa, kemana tadi ada ketahanan layanan sosial dan lainnya, nah itu bisa menjadi perencanaan di desa,” tambahnya.

​Pemerintah Kabupaten Banjar juga terus memberikan dorongan terhadap kewenangan yang bukan menjadi urusan desa, untuk mendukung peningkatan status desa secara keseluruhan.

​”Secara target, setiap tahun kita menargetkan 10 desa mandiri. Otomatis yang di bawahnya itu akan menyesuaikan, kayak berkembang ke maju, maju ke mandiri itu menyesuaikan jumlahnya,” pungkas Hafizh.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka