MARTAPURA – Angkutan Pengumpan (Feeder) Trans Intan Banjar resmi diluncurkan pada hari Senin, 17 November 2025. Acara peluncuran dilaksanakan pukul 09.00 WITA di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Banjar, Martapura.
Layanan transportasi massal ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi emisi gas dan biaya transportasi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, menyampaikan bahwa total armada yang dioperasikan berjumlah 36 unit. Armada ini terdiri dari 6 unit baru dan 30 unit lama.
”Sama seperti unit lama, semuanya gratis untuk rute kawasan Kota Martapura dan juga ke Kecamatan Karang Intan,” ujar I Gusti Nyoman Yudiana.
Meskipun layanan telah diluncurkan, Kadishub menjelaskan bahwa beberapa halte masih dalam proses pengerjaan. Oleh karena itu, untuk sementara waktu, Dishub akan memasang rambu-rambu di titik-titik yang akan dijadikan pemberhentian.

”Sementara ini ada bus stop-bus stop yang kami pasangkan rambu saja karena beberapa halte itu belum selesai, masih dalam pekerjaan. Jadi nanti mereka akan disiapkan pada titik-titik yang potensial mengangkut penumpang,” jelasnya.
Layanan ini memiliki harapan besar agar masyarakat beralih ke transportasi massal. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mengurangi emisi gas, menekan biaya hidup, serta mengurangi angka inflasi.
Mengenai persyaratan bagi penumpang, Kadishub menyebutkan bahwa KTP diminta hanya dalam rangka pendataan penumpang, bukan sebagai syarat wajib mutlak.
“Syarat penumpang di sini kita minta memang punya KTP, tapi walaupun tidak juga tidak kami masalahkan. KTP hanya kami syaratkan dalam rangka pendataan penumpang,” tegas I Gusti Nyoman Yudiana.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Perhubungan Darat Dishub Banjar, Gusti Noor Hidayat, menjelaskan mengenai kapasitas penumpang di dalam angkutan.
”Ada 11 orang (kapasitas maksimal penumpang). Sama sopir jadi 12 orang, jadi 11 penumpang dan 1 sopir,” tutup Gusti Noor Hidayat.

