BerandaHabar BanjarOptimalisasi Jalur Sungai dan...

Optimalisasi Jalur Sungai dan Darat, DPKP Banjar Siap Amankan Peringatan 5 Rajab

Terbaru

MARTAPURA – Momentum peringatan 5 Rajab 1447 H di kawasan Sekumpul menjadi atensi khusus bagi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar. Guna menjamin kelancaran dan keselamatan jemaah, DPKP memastikan kesiapan penuh seluruh sumber daya, baik armada di darat maupun sarana taktis di perairan.

​Kepala DPKP Banjar, Agus Siswanto menegaskan komitmen jajarannya untuk turun penuh dalam agenda besar ini. Salah satu fokus utama adalah pemanfaatan jalur sungai sebagai alternatif mobilisasi vital. Sebuah perahu berkapasitas besar telah disiapkan untuk mendukung operasional tersebut.

​“Perahu ini digunakan untuk situasi darurat, tapi juga bisa membantu mobilisasi ulama yang memerlukan akses cepat,” ujar Agus saat ditemui di kantornya, Senin (1/12/2025).

​Strategi pengamanan jalur air juga diperkuat dengan penempatan perahu karet di Dermaga Amanah, Tanjung Rema. Langkah ini diambil untuk mempercepat akses menuju Pintu Air dan Sungai Paring, yang diketahui merupakan lokasi strategis keberadaan pos kesehatan.

​Dari sisi logistik dan fasilitas, DPKP mendirikan tenda induk sebagai pusat komando operasional. Kantor DPKP pun dialihfungsikan sementara menjadi sentra distribusi konsumsi, belajar dari evaluasi tahun lalu guna mencegah kendala penyaluran logistik ke jemaah.

​“Kami juga menjadi titik kumpul di kawasan RTH untuk memudahkan distribusi makanan,” tambah Agus.

​Mengenai kekuatan personel, Agus merincikan bahwa sekitar 100 orang—terdiri dari tiga peleton pasukan, pejabat struktural, dan petugas tambahan—akan diterjunkan. Mereka akan menyebar di berbagai posko dan bersinergi dengan TNI-Polri, Satpol PP, serta Tim Induk Sekumpul.

​Sementara itu, Kabid Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana DPKP Banjar, Kasyaf memaparkan detail teknis penyebaran armada. Untuk sektor perairan, tiga titik krusial telah ditentukan, yakni Dermaga Darussalam, Pintu Air Sungai Paring, dan Dermaga Amanah.

​”Armada air yang disiapkan meliputi perahu besar dengan kapasitas 8–10 orang, perahu karet kapasitas 4–6 orang, serta perahu polytialin yang standby di Mako untuk kondisi darurat,” papar Kasyaf.

​Sedangkan untuk pengamanan jalur darat, unit tangki dan pemadam disebar ke titik-titik penyangga seperti Gambut, Pasar Papan, jalur Astambul-Mataraman, Simpang 3 Borneo Sungai Sipai, kawasan Antasan, serta siaga di Mako DPKP.

​“Kami juga menyiagakan firetruck baru yang siap digerakkan kapan saja,” pungkas Kasyaf memastikan kesiapan unit barunya dalam melayani ribuan jemaah yang akan hadir.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka