Tanah Laut – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut (Tala), Hj Isna Farida, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi jajaran Dinas Kesehatan untuk melakukan introspeksi dan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sektor kesehatan selama satu tahun terakhir.
Hal tersebut disampaikan Isna Farida usai peringatan HKN ke-61 yang digelar di halaman Kantor Dinkes Tanah Laut, Kamis (18/12/2025).
“Sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI, HKN menjadi momen refleksi atas tugas dan tanggung jawab Dinas Kesehatan. Evaluasi ini tentu tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi dasar untuk perbaikan dan penguatan layanan ke depan,” ujar Isna.
Dalam peringatan HKN ke-61 tersebut, Dinkes Tanah Laut juga menyerahkan berbagai penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja di bidang kesehatan. Salah satunya adalah piagam penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI kepada Kabupaten Tanah Laut atas keberhasilan mencapai Eliminasi Frambusia Tahun 2025.
Selain itu, RSUD Haji Darlan Ismail Kecamatan Bumi Makmur turut menerima Piagam Akreditasi Tahun 2025 dengan strata Utama, yang diterima langsung oleh Direktur RSUD Haji Darlan Ismail, dr. Wiwik Rachmawati, M.Kes.
Isna menjelaskan, penghargaan yang diberikan tidak hanya terbatas pada institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai sektor pendukung. Di antaranya penghargaan kesehatan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, tenaga kesehatan berprestasi tingkat kabupaten, kinerja puskesmas se-Kabupaten Tanah Laut, sekolah sehat, posyandu terbaik, serta pemenang lomba Asuhan Mandiri Taman Obat Keluarga (ASMAN TOGA) dan akupresur tingkat kabupaten.
Dinkes Tala juga memberikan penghargaan atas capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan persentase tertinggi di tingkat Kabupaten Tanah Laut. Selain itu, apresiasi diberikan kepada puskesmas dan rumah sakit terbaik dalam mendukung percepatan pencegahan dan penanggulangan AIDS Tahun 2025, serta penghargaan atas capaian program Tuberkulosis (TBC) terbaik.
Lebih lanjut, Isna Farida menegaskan bahwa perhatian Dinas Kesehatan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga terhadap kondisi internal tenaga kesehatan dan tim kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan.
“Kami juga sangat memperhatikan kesehatan mental para tenaga kesehatan dan tim kesehatan. Mereka berada di garis depan pelayanan, sehingga perlu mendapatkan dukungan agar tetap sehat secara fisik dan mental,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Isna mengungkapkan bahwa pihaknya turut mensosialisasikan pentingnya manajemen emosi (anger management) kepada tenaga kesehatan. Menurutnya, pengelolaan emosi yang baik menjadi salah satu kunci dalam menjaga profesionalisme dan kenyamanan kerja.
“Saya sendiri menerapkan anger management dalam keseharian. Itu sangat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan emosi dan mendukung kinerja, terutama dalam menghadapi tekanan pekerjaan di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Melalui momentum HKN ke-61 ini, Isna berharap seluruh jajaran kesehatan di Tanah Laut dapat terus memperkuat komitmen bersama, baik dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat maupun dalam menjaga kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai ujung tombak sistem kesehatan daerah.


