BerandaHabar BanjarBanjir Kertak Hanyar: Dapur...

Banjir Kertak Hanyar: Dapur Umum Didirikan, Ratusan Bungkus Nasi Disalurkan ke Warga

Terbaru

MARTAPURA — Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air di sejumlah wilayah, termasuk di Kecamatan Kertak Hanyar. Merespons kondisi tersebut, pemerintah kecamatan setempat mengambil langkah taktis dengan mendirikan dapur umum untuk menjamin ketersediaan pangan bagi warga yang terdampak.

​Camat Kertak Hanyar, Gusti Noviar, menegaskan bahwa fasilitas ini disiapkan sebagai upaya cepat tanggap pemerintah untuk membantu masyarakat yang aktivitas domestiknya lumpuh akibat air yang masuk ke dalam hunian.

​“Dengan adanya dapur umum ini, kami berharap kebutuhan makanan warga terdampak bisa terpenuhi, terutama bagi masyarakat yang rumahnya tergenang air,” ujarnya, Minggu (4/01/2025).

​Lebih lanjut, Gusti Noviar memastikan operasional dapur umum akan menyesuaikan dengan situasi di lapangan. Pihaknya juga merencanakan koordinasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan agar jangkauan distribusi bantuan pangan bisa lebih efektif dan merata ke depannya.

​“Kalau air kembali naik dan masyarakat masih membutuhkan, dapur umum tentu akan kembali dibuka,” tuturnya.

​Sementara itu, data lapangan disampaikan oleh Pembakal Kertak Hanyar II, Mardani. Ia mencatat setidaknya ada 60 rumah dengan total sekitar 240 jiwa yang saat ini terimbas banjir. Operasional dapur umum sendiri telah dimulai sejak malam sebelumnya dan akan terus berjalan selama kondisi menuntut.

​“Logistik yang kami siapkan di dapur umum berupa beras, mi instan, telur, sarden, minyak goreng, serta bahan penunjang lainnya untuk memasak,” jelas Mardani.

​Pada hari ini saja, tim dapur umum telah mendistribusikan 250 bungkus nasi siap santap. Prioritas pembagian ditujukan kepada warga yang rumahnya mengalami genangan cukup parah hingga masuk ke dalam ruangan.

​Mengenai kondisi debit air, Mardani mengungkapkan bahwa ketinggian air di beberapa titik mencapai 30 sentimeter. Meski aktivitas umum warga masih bisa berjalan, genangan tersebut cukup menyulitkan warga untuk melakukan kegiatan memasak di rumah.

​Dalam pelaksanaannya, pendirian dapur umum ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Kertak Hanyar, perangkat desa, personel TNI, Polsek, Karang Taruna, serta para relawan lokal.

​Sebagai informasi, wilayah yang terdampak luapan air di Kecamatan Kertak Hanyar meliputi Desa Manarap, Desa Simpang Empat, Desa Belayung Baru, Kertak Hanyar II, dan sejumlah kelurahan lainnya. Pihak berwenang terus melakukan pemantauan intensif mengingat curah hujan masih berpotensi turun.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka