Jelang Idulfitri, Yayasan Abdul Aziz Halaby Tebar THR untuk 3.000 Pekerja Lapangan di Banjarbaru
BANJARBARU – Wujud kepedulian menjelang Lebaran ditunjukkan oleh Yayasan Abdul Aziz Halaby. Sebanyak lebih dari 3.000 pekerja lapangan di Kota Banjarbaru menerima penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) pada Rabu (18/3).
Aksi kemanusiaan ini menyasar para pejuang sektor nonformal yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik, mulai dari petugas kebersihan, pertamanan, guru mengaji, hingga para penggali dan penjaga makam.
Pembina Yayasan Abdul Aziz Halaby yang juga menjabat sebagai Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa seluruh penerima manfaat telah terverifikasi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) serta dinas-dinas terkait.
“Total penerima mencapai sekitar 3.000 orang. Datanya sudah dihimpun melalui Kesra dan dinas agar penyaluran ini tepat sasaran,” ungkap Lisa.
Rincian sebaran penerima bantuan tersebut meliputi:
2.147 penerima melalui Bagian Kesra.
558 orang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
490 orang dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim).
Lisa menjelaskan, skema penyaluran kali ini merupakan perdana yang difokuskan khusus bagi petugas nonformal di lapangan secara terstruktur.
“Jika biasanya kami berbagi langsung ke masyarakat sekitar, kali ini penyaluran dibuat lebih terdata melalui koordinasi dengan dinas-dinas terkait,” jelasnya.
Melalui inisiatif ini, Lisa berharap dukungan tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan sebagai bentuk apresiasi nyata bagi mereka yang menjaga wajah dan sosial kemasyarakatan di Banjarbaru.
“Mohon doa agar kita terus bisa berbagi dan menunjukkan kepedulian nyata kepada mereka yang telah berkontribusi besar bagi kota ini,” harapnya.
Rasa syukur terpancar dari salah satu penerima, Rini. Petugas pertamanan yang telah mengabdi selama 16 tahun ini mengaku bantuan tersebut sangat meringankan beban keluarganya menjelang hari raya.
“Sangat membantu untuk kebutuhan Lebaran, seperti beli baju anak, sembako, dan tentu saja persiapan untuk mudik,” pungkasnya sumringah.

