Kuala Kapuas – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan Hari Jadi ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas yang digelar di Stadion Panunjung Tarung, Senin (30/3/2026).
Dalam momentum tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas di bawah kepemimpinan Wiyatno dan jajaran, serta seluruh masyarakat atas capaian pembangunan yang terus menunjukkan kemajuan.
Ia menyoroti sejumlah indikator positif, di antaranya peningkatan produksi pertanian, khususnya komoditas padi pada tahun 2025, serta capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 73,47.

Selain itu, penataan infrastruktur di Kota Kuala Kapuas juga dinilai semakin baik dan tertata. Menurut Gubernur, Kabupaten Kapuas memiliki potensi besar di sektor pertanian yang harus dimaksimalkan, terutama sebagai daerah penyangga pangan di wilayah Kalteng.
“Potensi unggulan ini perlu benar-benar dimaksimalkan agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan posisi strategis Kapuas sebagai pintu gerbang menuju Provinsi Kalimantan Selatan. Kondisi ini dinilai menjadi peluang besar untuk memperluas pasar komoditas pertanian.
“Sebagai daerah perbatasan, Kapuas harus mampu meningkatkan daya saing agar komoditasnya bisa menembus pasar regional, termasuk ke Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng untuk terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang diharapkan tepat sasaran.
“Mari kita kawal bersama program KHBS agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kapuas Dodo, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S Ampung, sejumlah kepala OPD Pemprov Kalteng, serta perwakilan dari Kabupaten lain dan Provinsi Kalimantan Selatan.
Peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk terus memperkuat pembangunan daerah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Kapuas.


