Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kapuas, sekaligus wadah promosi potensi daerah, penguatan UMKM, dan pelestarian budaya lokal.
Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas resmi membuka Expo Kapuas 2026 di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Jalan Maluku, Senin (6/4/2026) malam.
Suasana semarak mewarnai pembukaan Expo Kapuas 2026 yang dipusatkan di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas.
Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Kapuas H.Muhammad Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo.
Pembukaan expo turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, jajaran kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda, pelaku usaha, serta masyarakat yang antusias memadati lokasi kegiatan.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kapuas Hj Siti Saniah Wiyatno, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kapuas Silvya Veronita, serta Ketua GOW Kapuas Hertitati Dodo.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menegaskan bahwa Expo Kapuas 2026 bukan hanya sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Menurutnya, expo ini memiliki peran penting dalam mendorong promosi sektor UMKM, pariwisata, hingga peluang investasi yang dimiliki Kabupaten Kapuas.
“Expo ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM agar semakin berkembang dan berdaya saing,” ujar Wiyatno.
Bupati Wiyatno berharap kegiatan tersebut dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk unggulan, memperluas jejaring usaha, sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan yang sama, panitia juga telah melaksanakan sejumlah agenda bernuansa adat dan budaya, seperti ritual balian dan mamapas lewu, sebagai bentuk pelestarian tradisi lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Tak hanya itu, terdapat pula penyesuaian nomenklatur pada salah satu agenda budaya. Jika sebelumnya dikenal dengan nama tertentu, kini kegiatan tersebut dikemas ulang menjadi Festival atau Pesta Kahanjak Banama Hai, sebagai bagian dari upaya penguatan identitas budaya daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kapuas tahun ini, lanjutnya, diintegrasikan dalam satu kesatuan agenda bersama agar pelaksanaannya lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Tahun ini seluruh rangkaian kegiatan HUT Kapuas diintegrasikan dalam satu kesatuan kegiatan bersama, sehingga lebih terarah dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Expo Kapuas 2026 sendiri menghadirkan beragam stan pameran yang diisi oleh perangkat daerah, pelaku UMKM, instansi vertikal, hingga perusahaan yang turut berpartisipasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Berbagai produk unggulan khas Kapuas ditampilkan dalam expo tersebut, mulai dari kerajinan tangan, kuliner lokal, hingga produk-produk inovatif hasil karya masyarakat dan pelaku usaha setempat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap Expo Kapuas 2026 dapat menjadi sarana promosi yang efektif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat kebanggaan terhadap potensi daerah.
