BerandaPendidikanMahasiswa Ilmu Komunikasi ULM...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi ULM Soroti Strategi Komunikasi Putik Bersih dalam Edukasi Pemilahan Sampah

Terbaru

BANJARMASIN – Keberhasilan komunitas peduli lingkungan Putik Bersih dalam mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari rumah mendapat perhatian dari mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2023 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Melalui kajian yang dilakukan, mahasiswa menilai strategi komunikasi yang diterapkan Putik Bersih menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Pendekatan yang menggabungkan media digital, edukasi tatap muka, serta kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai efektif dalam menyampaikan pesan lingkungan kepada publik.

Salah satu strategi yang menonjol adalah pemanfaatan media sosial sebagai sarana kampanye. Putik Bersih secara aktif memproduksi berbagai konten edukatif, mulai dari poster informatif hingga video singkat berbentuk reels yang dikemas menarik dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Pendiri Putik Bersih, Roro Mena Ayu A, mengatakan media sosial menjadi instrumen penting untuk menampilkan kondisi nyata persoalan sampah di Kota Banjarmasin. Menurutnya, penyajian informasi secara visual mampu meningkatkan kesadaran sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Melalui media sosial, kami berupaya menghadirkan informasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat sehingga pesan tentang pentingnya memilah sampah dapat lebih mudah diterima,” ujarnya.

Selain memanfaatkan platform digital, Putik Bersih juga aktif melakukan edukasi melalui media konvensional. Komunitas tersebut kerap menjadi narasumber dalam berbagai program siaran di Radio Republik Indonesia (RRI), Televisi Republik Indonesia (TVRI), serta sejumlah radio lokal di Kalimantan Selatan.

Upaya edukasi juga diperkuat melalui kerja sama dengan instansi pemerintah maupun sektor swasta. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam bentuk workshop, sosialisasi, hingga kampanye kreatif yang melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

Roro menegaskan, keberhasilan gerakan lingkungan tidak hanya bergantung pada penyampaian informasi, tetapi juga keteladanan dari para pegiat lingkungan. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat akan lebih mudah terbangun apabila dimulai dari contoh nyata yang dilakukan secara konsisten.

“Anggota komunitas harus terlebih dahulu menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari agar pesan yang disampaikan memiliki kekuatan dan kredibilitas,” katanya.

Dengan mengusung slogan “Small Step, Big Impact”, Putik Bersih meyakini bahwa langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah dapat memberikan dampak besar bagi upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan timbulan sampah di Kota Banjarmasin.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka