BerandaHabar BanjarWujudkan Desa Inklusi Mandiri,...

Wujudkan Desa Inklusi Mandiri, PLN Kucurkan Bantuan TJSL Rp284 Juta untuk Desa Biih

Terbaru

Wujudkan Desa Inklusi Mandiri, PLN Kucurkan Bantuan TJSL Rp284 Juta untuk Desa Biih

​BANJARBARU — Pemerintah Kabupaten Banjar bersama PT PLN (Persero) UIP3B Kalimantan UPT Banjarbaru secara simbolis menyerahkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk Pengembangan Desa Inklusi Mandiri di Desa Biih.

​Acara tersebut berlangsung di Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Jalan A. Yani KM 29,6, Landasan Ulin, Banjarbaru, pada Rabu (17/6/2026).

​Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Banjar, Rakhmat Dhany, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi lintas sektor ini. Bantuan senilai Rp284.640.000 dari PLN diharapkan mampu mempercepat kemandirian Desa Biih.

​”Apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN (Persero). Bantuan ini merupakan dukungan yang sangat berarti. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Budi Luhur atas pendampingan program BEDIKARI, serta Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Banjar yang konsisten mendampingi perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas,” ujar Rakhmat Dhany.

​Momentum ini juga disingkronkan dengan rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) yang jatuh pada 29 Mei lalu. Pemkab Banjar menegaskan bahwa desa yang inklusif tidak hanya dinilai dari pembangunan fisik, melainkan dari kemampuannya memberikan akses kesehatan, perlindungan sosial, dan lingkungan yang aman bagi kelompok rentan.

​Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru, Bayu Putra Andrianto, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini berfokus pada tiga pilar utama untuk memastikan program berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan.

​Pembangunan Sarana dan Prasarana dengan penyediaan fasilitas fisik yang mendukung aksesibilitas desa inklusi. Pelatihan pembuatan dodol di Kandangan pada 11 Mei lalu, serta pelatihan otomotif pada 11 Juni bagi kaum rentan dan disabilitas yang memberdayakan bengkel warga lokal di Desa Biih, dan nanti akan dilaksanakan program pendampingan pada 17-18 Juni untuk mengukur tingkat kemandirian desa.

​Bayu menekankan adanya perubahan paradigma dalam penyaluran bantuan PLN saat ini. PLN tidak lagi sekadar memberikan bantuan yang bersifat sekali selesai, melainkan menerapkan konsep CSV (Creating Shared Value) atau nilai manfaat bersama.

​”Kami ingin setiap aset transmisi yang melewati desa-desa di Kalimantan Selatan bisa membawa dampak pemberdayaan bagi warga sekitar. Melalui konsep CSV ini, TJSL diharapkan dapat mengatasi masalah nyata di masyarakat, sehingga kita bisa sama-sama berdaya, bertumbuh, dan maju secara terus-menerus,” pungkas Bayu.

​Di akhir sambutan, Pemkab Banjar memberikan instruksi tegas kepada Pemerintah Desa Biih agar mengelola bantuan ini secara transparan dan penuh tanggung jawab.

​Dinas terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) juga diminta untuk terus mengawal rehabilitasi sosial berbasis masyarakat ini agar program BEDIKARI dapat direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Banjar.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka