BerandaHabar Provinsi KalselGubernur H. Muhidin Resmi...

Gubernur H. Muhidin Resmi Buka MTQ Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel di Barito Kuala

Terbaru

MARABAHAN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Lapangan 5 Desember Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026) malam.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur H. Muhidin. Kedatangannya disambut Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dan Wakil Bupati H. Herman Susilo melalui prosesi pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada kepala daerah yang mendukung pelaksanaan syiar Islam tingkat provinsi tersebut.

Mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Batola SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul)”, MTQ Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel berlangsung pada 18–26 Juni 2026 dan diikuti sebanyak 1.391 peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Para peserta akan berkompetisi pada sembilan cabang lomba yang terbagi dalam 27 golongan, meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khat Al-Qur’an (Kaligrafi), Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), serta Barzanji dan Hadis Nabi sebagai cabang ekshibisi.

Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan shalawat, dilanjutkan penampilan Drum Band Corps Bahana Ije Jela Marabahan. Suasana semakin semarak dengan defile kafilah dari 13 kabupaten dan kota yang memasuki arena utama MTQ.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ tingkat provinsi di Kabupaten Barito Kuala.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ Tingkat Provinsi yang ke-37 ini,” ujarnya.

Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an di tengah berbagai tantangan era digital.

“Berbagai tayangan hiburan, media sosial, game online, serta gaya hidup modern terkadang menjadi penghalang dan melalaikan kita untuk istiqamah membaca Al-Qur’an, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda,” katanya.

Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk membiasakan anak-anak membaca Al-Qur’an sejak dini, terutama setelah salat Maghrib, agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Gubernur juga berpesan kepada Dewan Hakim dan Dewan Juri agar menjalankan tugas secara jujur, profesional, dan sportif.

“Kepada Dewan Hakim dan Dewan Juri, ulun berpesan agar senantiasa menilai secara sportif. Ini adalah Al-Qur’an, jangan dipermainkan,” tegasnya.

Sementara kepada para peserta, ia mengingatkan agar menjadikan MTQ sebagai sarana ibadah dan syiar Islam, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

“Jika nanti tidak mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Menampilkan bacaan Al-Qur’an di hadapan Allah SWT adalah kebanggaan yang besar,” ucapnya.

Di akhir sambutan, H. Muhidin berharap MTQ dapat menjadi sarana meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, dan pengamalan Al-Qur’an di Kalimantan Selatan.

“Mudah-mudahan pelaksanaan MTQ ini berjalan lancar dan daerah kita senantiasa dalam keadaan aman, damai, dan sentosa,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi berharap MTQ memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dalam mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui MTQ ini, diharapkan masyarakat tidak hanya gemar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehingga terbentuk pribadi yang unggul, berbudaya, dan berkarakter,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Kuala untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung berbagai program keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang religius, damai, dan sejahtera.

Acara pembukaan ditutup dengan pengibaran bendera MTQ dan doa bersama sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian perlombaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Barito Kuala H. Herman Susilo, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala daerah se-Kalimantan Selatan, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Ketua MUI Kalsel, tenaga ahli gubernur, para habaib, alim ulama, tokoh masyarakat, Dewan Hakim MTQ, serta seluruh kafilah peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka